Hj. Erica Ajak Orang Tua dan Guru Beri Contoh Tauladan Kepada Anak

Share and Enjoy !

TP PKK Provinsi NTB tampak  memperhatikan anak-anak yang sedang bermain
MATARAM,LINTASNTB. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Erica Zainul Majdi mengajak para orang tua, para guru dan pendidik untuk terus mengajarkan dan memberikan contoh tauladan pada anak agar  senantiasa cinta ilmu, cinta agama dan cinta negara. Bahkan ajakan tersebut dituliskan oleh Ibu yang lebih dikenal sebagai Bunda PAUD itu dalam sebuah pesan ”Ajarkan anak kita ahlak dan ilmu, cinta agama dan cinta negara,”.
Istri Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang (TGB)  itu, menyampaikan hal tersebut usai berdialog dengan anak-anak peserta didik TK Kartika Gili lebur, Prapen, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (20/9/2017) sebagai rangkaian kegiatan roadshow TP PKK NTB mengunjungi TP. PKK Kabupaten/Kota, sekaligus bersilaturahmi ke sejumlah lembaga Pendidikan Anak usia dini untuk memotivasi masyarakat.
Pada kunjungan tersebut, Hj. Erica sempat berkeliling menyapa guru dan orang tua murid, sekaligus melihat dari dekat suasana ruang belajar dan area bermain di kawasan Sekolah, termasuk meninjau posyandu Anyelir yang berada satu lokasi dengan Paud Kartika.
Kepada orang tua murid yang hadir saat itu, beliau menekankan pentingnya peran orang tua dalam pengawasan dan pendampingan saat masa tumbuh kembang anak. 
Tidak bosan bosannya istri Gubernur ulama kharismatik itu mengingatkan masyarakat agar orang tua senantiasa mengajari anak tentang agama, termasuk memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan.
Para orang tua, kata Hj. Erica, selain memastikan terpenuhinya kebutuhan pendidikan secara formal di sekolah, juga memiliki andil yang signifikan dalam mencetak putra putri yang sehat dan cerdas. “Mulai dari segi asupan gizi, kebersihan, konsumsi tayangan televisi hingga sosialisasi anak dalam lingkungan,” tuturnya.
Dari segi asupan, Bunda PAUD itu meminta agar orang tua senantiasa memastikan asupan gizi anak. Jangan izinkan anak-anak mengkonsumsi panganan yang mengandung pewarna, pemanis buatan, dan bahan pengawet. 
”Saya yakin ibu-ibu sekalian lebih pandai dan kreatif mengolah makanan dirumah, seperti ubi rebus, singkong maupun pisang goreng. Itu lebih bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Secara ekonomi juga lebih baik bagi keluarga. Makanan enak tidak mesti mahal,” jelasnya.
Lebih lanjut Ibu Ketua Tim Penggerak PKK yang juga Ketua Forikan Provinsi NTB itu menjelaskan bahwa Kecukupan gizi anak itu bukan hanya terlihat dari keseharian anak yang tampak normal secara fisik saja. 
“Anak yang sulit diajak disiplin, mudah menyerah jika diajak mengerjakan suatu yang menantang, bahkan seringkali murung dan tidak mau diajak bersosialisai, merupakan beberapa gejala anak kurang gizi,”tutur Hj. Erica.
Namun demikian, untuk mencapai hasil yang diinginkan dalam mendidik anak, Ia menekankan pentingnya orang tua mengambil peran sebagai tauladan serta memberi contoh, sehingga apa yang diajarkan kepada anak anak akan maksimal tercapai. 
“Misalnya, jika ingin anak rajin mencuci tangan sebelum makan serta  menggosok gigi dua kali sehari, maka orang tua harus rajin juga mencuci tangan dan gosok gigi. Jika mau anak tidak terlalu banyak menonton tayangan televisi pada jam efektif belajar, maka orangtua juga harus memberi contoh,”ungkapnya. 
Saat itu, Hj. Erica kembali menghimbau agar ibu-Ibu jangan mudah percaya kepada orang lain dalam menitipkan anak. Orang tua harus menjalin komunikasi yang baik dengan bapak ibu guru pendidik. sekolah, serta rajin memantau serta peka terhadap perubahan perilaku yang terjadi pada anak.
Roadshow PKK hari kedua di Kabupaten Lombok tengah, diawali pertemuan dengan para kader PKK di aula pendopo Bupati LombokTengah. Wakil Ketua I TP PKK Provinsi NTB, Hj Syamsiah Muh Amin di hadapan Wakil Bupati dan Ketua TP PKK Loteng, H Lalu Fathul Bahri dan Hj. Baiq Irma Budiani serta seluruh kader PKK Lombok Tengah yang menerima kedatangannya,  menyampaikan Kegiatan Roadshow ini  dilaksanakan dalam rangka pembinaan, sosialisasi sekaligus penyuluhan 10 program pokok PKK.
”Roadshow Merupakan kegiatan rutin PKK,  Karena Melalui kegiatan ini, Kami ingin tau sejauh mana program yang telah dilakukan kader,” ungkapnya.
Hj Syamsiah mengatakan Roadshow Merupakan kegiaatan rutin PKK  untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program. Apa yang nantinya ditemui di lapangan akan dijadikan masukan sebagai bahan evaluasi. 
Istri orang nomor dua di NTB itu menegaskan PKK sebagai mitra kerja pemerintah, yang semua program kerjanyapun mendukung program kerja pemerintah. 
Pada kesempatan yang sama wakil Bupati Lombok Tengah, H. Fathul Bahri menekankan sinergi dalam pembangunan. Ia mengatakan PKK sebagai mitra pemda turut menentukan keberhasilan program pembangunan daerah.  (f3/hm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *