Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharam 1439 H/2017 M

Share and Enjoy !

MATARAM,LINTASNTB. Anggota Korem 162/WB beserta Satdisjan wilayah Mataram dan Persit Kartika Candra Kirana Koorcab Rem 162 mengikuti acara peringatan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharam 1439 H/2017 M, yang dilaksanakan di Masji As-syuhada  Gebang Mataram. Rabu (20/9).
Diawali dengan membaca Do’a akhir tahun bersama yang dipimpin oleh Tgh.muammar Nasrullah Mpdi mendai pergantian tahun, dan setelah do’a akhir tahun dilajutkan Sholat Magrib berjamaah dilanjutkan dengan Berdoa bersama menyambut awal tahun baru 1439 H. 
Dalam ceramahnya Tgh. Muammar Nasrullah Mpdi menyampaikan Dalam bahasa Arab, hijrahbisa diartikan sebagai pindah atau migrasi. Tafsiran hijrah disini diartikan sebagai awal perhitungan kalender Hijriyah, sehingga setiap tanggal 1 Muharam ditetapkan sebagi hari besar Islam. Memang, sejak hijrahnya Rasulullah ke Yatsrib, sebuah kota subur, terletak 400 kilometer dari Makkah, Islam lebih memfokuskan pada pembentukan masyarakat muslim yang tidak kampungan dibawah pimpinan Rasulullah.Jadi inti dari peringatan tahun baru Hijriah adalah pada soal perubahan, maka ada baiknya momen pergantian tahun ini kita jadikan sebagai saat saat untuk merubah menjadi lebih baik. Itulah fungsi peringatan tahun baru Islam.Ada 3 pesan perubahan dalam menyambut Tahun Baru Hijriah ini, 
yaitu:1. Hindari kebiasaan-kebiasaan lama / hal-hal yang tidak bermanfaat pada tahun yang lalu untuk tidak diulangi lagi di tahun  baru ini.2. Lakukan amalan-amalan kecil secara istiqamah, dimulai sejak tahun baru ini yang nilai pahalanya luar biasa dimata Allah SWT, seperti membiasakan shalat dhuha 2 raka’at, suka sedekah kepada fakir miskin, menyantuni anak-anak yatim, dll.3. Usahakan dengan niat yang ikhlas karena Allah agar tahun baru ini jauh lebih baik dari tahun kemarin dan membawa banyak manfaat bagi keluarga maupun masyarakat muslim lainnya
Dengan memasuki Tahun Baru ini kita berusaha untuk mengoreksi diri, apakah amalan-amalan yang pernah kita lakukan itu sudah termasuk baik atau tergolong amalan jelek. Bila yang kita lakukan sudah mencerminkan kebaikan maka kita berusaha untuk meningkatkan amalan tersebut. Namun sebaliknya bila tahun lalu amalan yang kita kerjakan jauh dari kebenaran yakni salah, maka kita berusaha dengan optimal untuk melangkah menuju kebenaran agar supaya perjalanan hidup kita ini semakin lama semakin baik sehingga menjadi insan yang baik mulai kehidupan dunia lebih-lebih diakhirat kelak.
Hadir dalam acara peringatan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharam 1439 H : Kasrem 162/WB, Dandim 1606/Lobar, para Kasi/Pasi Korem 162/WB, Kabalak, Persit KCK Koorcab Rem 162, Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS  di jajaran Korem 162/WB . (F3/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *