Antisipasi Lonjakan Pengungsi, Pemerintah Gelar Rapat Persiapan

Share and Enjoy !

Antisipasi Lonjakan Pengungsi, Pemerintah Gelar Rapat Persiapan
MATARAM,LINTASNTB. Pemerintah provinsi NTB melakukqn rapat bersama dinas terkait guna antisipasi peningkatan jumlah pengungsi  dan memastikan para pengungsi mendapat perlakuan dengan baik terkait pelayanan publik di NTB. 

Setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pelayanan publik yang baik terlebih para pengungsi tersebut merupakan provinsi yang sangat dekat dengan NTB. 

“Siapapun dia harus diperlakukan dengan baik,apalagi ini tetangga kita, “ungkap Amin usai memberikan arahan kepada para peserta rapat di ruang rapat Sekda NTB, Jumat (6/10). 

” Semoga tidak akan meletus, namun kita tetap antisipasi dan mempersiapkan segalanya untuk kedatqngan para pengungsi yang diperkirakan akan terus bertambah, “sambungnya.

Amin mengatakan  pemerintah terus melakukan komunikasi dengan pemerintah Provinsi Bali terkait kondisi gunung Agung. 
Pemerintah provinsi NTB menyediakan berbagai fasilitas gratis kepada para  pengungsi termasuk pendidikan bagi anak-anak yang masih sekolah. 

“Kita akan berikan pe didikan gratis bagi anak-anak yang masih sekolah sampai kondisinya aman dan mereka bisa balik ke tempat masing-masing, “katanya. 

Sementara Kepala BPBD Provinsi NTB, H.M. Rum menerangkan bahwa rapat yang digelar tersebut intinya bahwa pemerintah provinsi NTB turut merasakan terhadap kondisi gunung Agung. 

Karena itulah, ungkapnya, pemerintah bersama instansi terkait melakukan rapat antisipasi jika terjadi erupsi gunung Agung. 

“Jika terjadi erupsi maka jumlah pengungsi akan semakin banyak ke NTB,”ungkapnya. 

Menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, pemerintah NTB  mempersiapkan untuk  memberikan yang terbaik bagi para pengungsi di NTB. 

Disinggung tidak adanya pengungsi yang menempati posko pengungsian menurut kepala BPBD karena para pengungsi merasa lebih senang dan lebih nyaman di rumah keluarganya.

“Jumlahnya 500-an jiwa tersebar di rumah keluarga masing-masing, karena mereka merasa lebih senang aja kumpul bersama keluarga, ” tutupnya. (f3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *