Tanam Jagung Dan Kedelai Libatkan Seluruh Anggota Babinsa Parado 1608-07/Monta

Share and Enjoy !

BIMA,LINTASNTB. Disela-sela kesibukannya dalam melaksanakan tugas, seorang babinsa harus mampu untuk membantu pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan. Melalui upaya khusus di bidang pertanian, seluruh babinsa Pos Ramil parado Koramil 1608-07/Monta.

Pada hari Selasa, 31 Oktober 2017, seluruh Babinsa se-kecamatan Parado bersama kepala UPT,BPP,PPL pertanian Kec. Parado  berserta  anggota poktan masing-masing desa dan dusun sekecamatan Parado melaksanakn pengecekan kesiapan lahan  tanam jagung dan kedelai sekaligus penentuan titik koordinat lahan seluas 1.500 Hektar.

Sementara itu, kondisi lahan yang ada seperti di wilayah Parado Kec. Parado Kab. Bima yang tidak semua bisa ditanami padi, dalam upaya membantu pemerintah meningkatkan swasembada pangan, petani akan menanam jagung dan kedelai. Selama para petani melakukan pengolahan lahan hingga panen jagung dan kedelai, mereka didampingi para Penyuluh Pertanian dan Babinsa.
 

Seperti yang di lakukan Babinsa Koramil 1608-07/Monta. Selain melakukan panen jagung, para petani juga mendapat penyuluhan tentang bagaimana merawat tanaman jagung dan kedelai. Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu peningkatan kesejahteraan para petani.

Pendampingan kepada para kelompok tani diberikan metode pengolahan lahan yang baik, pemilihan jenis tanaman yang cocok dengan iklim setempat, cara pemberantasan hama, pemupukan sampai dengan panen yang benar. Untuk masyarakat desa dalam proses penanaman tidak serentak sehingga dalam satu wilayah serta jenis yang ditanam berbeda – beda, yang mwngharuskan PPL dan Babinsa dalam memberikan penyuluhan dan pendampingan ke kelompok tani berbeda – beda disesuaikan dengan kondisi tanaman yang ada.

Para Babinsa dan PPL Pertanian dalam pendampingan ke para petani dilakukan secara langsung terjun dilapangan. Mereka tidak membutuhkan pengarahan akan tetapi praktek langsung di lapangan, sehingga bila terjadi permasalahan dapat diatasi secara bersama – sama.

Manfaat dari praktek di lapangan adalah semakin eratnya hubungan emosional antara petani, Babinsa dan PPL. Ini sangat bagus jika bisa diterapkan kepada seluruh sektor pemerintahan. Usai melaksanakan pengecekan kesiapan lahan, Kebersamaan antara TNI dan Masyarakat semakin tampak dengan makan bersama. (AN/SL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *