Ribuan Ummat Islam Dari Berbagai Ormas di NTB, Kecam Keras Presiden AS “Donald Trump”

Share and Enjoy !

Palestina
Ribuat Umat Islam Gelar Aksi Keprihatinan Untuk Rakyat Palestina
MATARAM,LINTASNTB. Puluhan Elemen dari berbagai organisasi massa NTB dan Ribuan Massa Ummat Islam pagi tadi Minggu ( 10/12 ) melakukan Long March yang dimulai dari halaman Islamic Center Manuju Tugu GORA Taman Udayana Mataram, sejumlah lontaran yang mengecam keras pernyataan Presiden Amerika Serikat “Donald Trump” yang mengakui sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dan pernyataan itu dianggap dapat merusak upaya perdamaian antara Israel dan Palestina, dua negara yang menginginkan Yerusalem.
“Hal ini tidak hanya merusak prospek perdamaian kedua negara tersebut, tetapi juga berpotensi memperpanjang tragedi kemanusiaan yang selama ini terjadi dan telah menimbulkan konflik baru di Yerusalem (Al-Quds) dan Palestina,” Demikian isi orasi yang disampaikan Achmad Sahib mewakili Front Pembela Islam NTB pada aksi peduli Palestina yang dilaksanakan, Minggu (10/12/2017) dijalan Udayana Mataram.
Dikatakannya “bagi kita semua umat Islam, Yerusalem adalah kota suci. Oleh karena itu, pernyataan Trump dianggap bentuk provokasi yang berpengaruh terhadap umat Islam seluruh dunia. Karena itu,”Sikap tersebut adalah bentuk legalisasi atas penjajahan, teror, dan agresi yang selama ini dilakukan Israel kepada rakyat Palestina,” kata Sahib.
Selain itu, Ketua Aliansi Ummat Islam ( AUI ) NTB, Dedy AZ dalam orasinya dihadapan Ribuan ummat Islam yang ikut berpartisipasi dan menunjukkan keprihatinan atas tanah Palestina, mengatakan dengan tegas agar “Pemerintah AS segera mencabut pernyataan sepihaknya terkait Yerusalem”. Karena Pengakuan tersebut telah mengabaikan tiga Resolusi Tingkat Tinggi Dewan Keamanan PBB Nomor 242 Tahun 1967, No 478 Tahun 1980, dan No 2334 Tahun 2016.
Dedy juga menyatakan mendorong Pemerintah Indonesia lebih proaktif mendesak negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Dewan Keamanan PBB serta masyarakat internasional untuk merespons dengan tindakan politik lebih tegas dan nyata dalam menyelamatkan Palestina dari penjajahan Israel.
Puluhan Perwakilan lain dari berbagai unsur organisasi kemasyarakatan yang juga turut memberikan orasi “Mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk terus membela dan mendukung secara nyata perjuangan kemerdekaan Palestina,”
Ummat Islam Nusa Tenggara Barat mendukung segala upaya Pemerintah Indonesia dan seluruh ormas untuk terus memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina memperoleh kemerdekaan dan hak penguasaan atas kota Yerusalem.
Trump menyebut Israel sebagai negara yang berdaulat dan memiliki hak seperti setiap negara berdaulat lainnya untuk menentukan ibu kotanya sendiri.
Pengakuan tersebut dianggapnya sebagai sebuah fakta penting untuk mencapai perdamaian kedua belah negara yang selama ini berkonflik.
Bahkan seenaknya Trump, membuat pernyataan “Yerusalem sebagai ibu kota Israel merupakan hal yang tepat dilakukan,”.
Selain orasi dari sejumlah perwakilan Ormas Ummat Islam, sejumlah relawan juga melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu perjuangan rakyat palestina.
Aksi yang dijaga oleh Ratusan aparat Kepolisian tersebut berlangsung damai hingga selesai. (An/Lk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *