Share and Enjoy !

MATARAM,LINTASNTB. Lembaga Advokasi Rakyat Untuk Demokrasi (LARD) menggelar seminar kebangsaan berupa pendidikan politik dan demokrasi dengan slogan “wujudkan keadilan bagi rakyat miskin”. Acara ini dilaksanakan di bakesbangpoldagri NTB. Acara ini di isi oleh orang-orang yang tidak asing dalam hal pensisikan demokrasi diantaranya bapak Aksar Ansari Faisal, Bang Andi Mardan, dan Ibu Nurul Utami serta di tambah oleh bapak Kaban dari bakesbangpoldagri NTB
Acara seminar ini bertujuan untuk Membuka wawasan ,membangun Kesadaran kritis masyarakat dalam memahami dan memaknai wawasan Kebangsaan dan cita cita kebangsaan atau nasionalisme dan selaras dengan perjuangan LARD.
Menjadi modalitas dalam membangun gerakan dan perjuangan penegakan cita cita Luhur Bangsa dan Nasionalisme.
Peserta juga diharapkan dapat membangun konsep dan kesadaran yang sama terhadap arah perjuangan dan gerakan penegakan keadilan bagi Bangsa umumnya dan masyarakat NTB khususnya serta dapat mengenali tantangan,hambatan dan Ancaman dalam mewujudkan keadilan dan cita cita luhur Bangsa.
Peserta juga di tuntut dapat memahami dan terbangun kesadaran kritisnya dan terbuka memahami dan memaknai wawasan Kebangsaan dan cita cita kebangsaan atau nasionalisme yang selaras dengan perjuangan LARD.
Seminar ini di hadiri oleh 50 orang yang merupakan keterwakilan dari beberapa Unsur Pengurus LARD dari Kabupaten/kota masing masing 3 orang  (27 orang) Lembaga Swadaya Masyarakat dan Non Goverment Organization  (NGO) di NTB masing masing diwakili 1 orang ( 9 orang) Ormas di NTB ( 7 orang ) Pemerintah dan stake holder Desa (7 orang).
Tentu tujuan kita kedepan untuk seminar dilakukan di 9 kabupaten kota di NTB dengan melihat kasus-kasus yang terjadi di NTB, namun tidak bisa dijangkau seluruhnya oleh sebab itu saya juga membangun jatingan dengan teman-teman di kabupaten lainnya. Saya berharap orang-orang tahu bahwa LARD ini masih ada untuk memperjuangkan asyarakat-masyarakat miskin” ungkap Mahmuda Kala selaku Direktur LARD NTB.
Acara-acara seperti ini diharapkan rutin dilaksanakan mengingat pentingnya pengetahuan tentang politik dan demokrasi. (TD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *