Relawan Suhaili-Amin Jangan Terpancing Black Campain

Share and Enjoy !

Syamsul Hadi saat menghimbau relawan yang lain untuk tidak terpancing kampanye hitam
MATARAM,LINTASNTB. Konstalasi politik menjelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB semakin memanas. Saling serang antar pendukung yang menjatuhkan lawan politik masing-masing terlihat semakin masif. 

Paslon Suhaili-Amin merupakan salah satu paslon yang mendapatkan serangan cukup massif. Beberapa kebijakan Suhaili di Kabupaten Lombok Tengah menjadi sasaran empuk lawan untuk di jadikan komuditi politik. Begitu juga dengan calon wakilnya Muhammad Amin juga tidak terlepas dari serangan.

Melihat tingginya tensi situasi politik di NTB jelang pilgub ini, kordinator relawan Suhaili-Amin, Syamsul Hadi meminta semua relawan yang terbentuk di seluruh NTB untuk menahan diri dan tidak melakukan serangan balik. 

Syamsul menyatakan memahami naiknya frekuensi serangan hampir ke semua bakal calon tidak terkecuali Suhaili-Amin. Meski demikian Syamsul menghimbau agar para relawan untuk tetap mengedepankan politik santun dan mengikuti norma yang berlaku. 

Menurut Syamsul sikap para relawan yang selalu mengedepankan politik santun mencerminkan sosok paslon Suhaili-Amin yang selalu menghindari konflik terbuka dengan paslon lain. Sikap santun ini juga kata Syamsul sebagai bentuk adaptasi dari akhlak Suhaili-Amin yang merupakan sosok calon gubernur dan wakil gubernur yang memberikan manfaat kebaikan bagi masyarakat NTB. 

Syamsul menilai NTB tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik semata, namun tingkah laku serta adat ketimuran juga harus tetap di kedepankan, sehingga pembangunan di NTB menjadi seimbang, tidak hanya sukses pembangunan fisik tetapi di iringi dengan pembangunan manusianya. Sosok Suhaili-Aminpun di nilai sangat tepat untuk mewujudkan kesinambungan program ini. 

“situasi politik akan semakin memanas, semua calon bakal kena serangan, sekecil apapun kebijakan yang akan di keluarkan oleh para calon akan menjadi komoditi politik, tetapi kami relawan Suhaili-Amin tetap akan santun, mengedepankan norma serta aturan,” tegasnya. 

Di media sosial sendiri hampir semua bakal calon gubernur dan wakil gubernur mendapat serangan. Pasangan Suhaili-Amin juga tidak luput dari serangan, beberapa kebijakan Suhaili seperti meminjam dana untuk pembangunan di Lombok Tengah tidak lepas menjadi bahan serangan. 

Beberapa tim dan kordinator paslon Suhaili-Amin juga menyatakan tidak terpengaruh dengan serangan lawan politik. Mereka tetap mencoba untuk mengedepankan politik santun dan mengedepankan etika untuk tidak melakukan serangan balik.(cand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *