Bermaksud Tangkap Ikan, Warga Terara Disambar Petir

Share and Enjoy !

LOMBOK TIMUR,LINTASNTB. Muliadi (40), seorang warga asal Mt. Cermen Desa Sukadana Kecamatan Terara, bermaksud menangkap ikan di bendungan pandan dure, tapi nasib naas menimpanya. Pria ini malah tersambar petir saat menangkap ikan dengan ancok atau pancing yang menggunakan jaring. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 wita, pada senin (13/02).
Sekretaris Camat Terara, Arpin menuturkan, kejadian itu bermula dari penangkapan ikan oleh korban bersama tiga orang rekannya, Derah, Renah, dan Sakibi. Korban menangkap ikan dengan jaringnya, dengan kaki berada di air. Saat itu cuaca cukup cerah. Kemudian selang beberapa lama, cuaca mulai berubah, yang disertai hujan dan petir. Lalu secara tak terduga, petir menyambar korban dan jatuh. 
“Dilihatnya korban ini jatuh oleh temannya, lalu dicari. Korban tenggelam di tempat tapi tidak ditemukan.” 
Selang 40 menit kemudian, Muliyadi ditemukan di dasar air Bendungan Pandan Dure dalam keadaan sudah meninggal dunia. Kemudian ketiga teman korban bersama warga sekitar berusaha mengevakuasi korban ke daratan dan selanjutnya korban dibawa ke puskesmas Terara untuk dilakukan pemeriksaan. 
Sekretaris Camat juga membenarkan bahwa korban terkena sambaran petir. Hal ini dilihat dari beberapa bagian tubuh korban yang terlihat biru, dan tanda-tanda sambaran petir. Sekcam juga menuturkan bahwa keluarga korban juga menerima dengan ikhlas kejadian yang menimpanya. 
Kini korban meninggalkan satu orang anak dan istri. (Uki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *