Paripurna Jawaban Kepala Daerah Lobar, Bahas Raperda Kearsipan dan Retribusi

Share and Enjoy !

Suasana saat rapat paripurna dewan atas jawaban kepala daerah lobar

LOMBOK BARAT,LINTASNTB. Rapat Paripurna Dewan tentang jawaban kepala Daerah atas pandangan umum  fraksi fraksi terhadap dua buah Raperda yakni Raperda Penyelenggaraan Kearsipan dan Retribusi Pelayanan tera tera ulang. Jawaban atas dua Raperda tersebut, langsung dimandatkan kepada Kepala Daerah Lombok Barat yang baru yaitu kepada Pejabat Sementara H.L.Saswadi.


PJS Bupati H.l.Saswadi dalam penyampainnya memaparkan,  informasi yang tercatat di media kertas berupa tulisan tangan atau ketikan media arsip, yang informasinya terekam dalam media magnetik pada prinsipnya  konvensional. Namun arsip konvensional sangat penting dipertahankan dan lebih diutamakan, mengingat arsip ini lebih faktual sebagai bukti sejarah,  dalam upaya optimalisasi penyelenggaraan kearsipan.


“Pengoperasiannya sangat mudah hemat fleksibel dan daya tampung cukup banyak dalam raperda tentang penyelenggaraan kearsipan arsip konvensional dan arsip,” paparnya.


Lebih jauh Saswadi mengatakan, dalam pembahasan pengelolaan arsip statis dan pada bab tentang pendayagunaan teknologi informasi terhadap masukan, agar perlunya aturan tentang penataan arsip fasilitatif. Selain itu tentang pengelolaan arsip dinamis inaktif dan tentang penyelamatan dan pelestarian arsip, serta bab tentang pengawasan dan pengendalian arsip, merupakan cerminan pelaksanaan tugas-tugas organisasi.


Pembinaan dan pengawasan lembaga kearsipan daerah di masing-masing perangkat daerah mengenai penataan arsip, termasuk arsip substantif sudah diatur dalam peraturan Bupati, tentang jadwal retensi arsip arsip dinamis inaktif sudah diatur dalam bab 7 prasarana dan sarana kearsipan pada pasal 41 ayat 2 peraturan persarian arsip merupakan kewajiban lembaga kearsipan daerah dalam hal ini adalah dijelaskan perpustakaan dan pengendalian arsip sudah diatur dalam program pembinaan dan pengawasan kearsipan.


“Untuk penyempurnaan raperda, perlu untuk dibahas lebih lanjut terutama dalam pelaksanaan kegiatan penelusuran arsip bersejarah,” tegasnya.


Sementara, pada Retribusi jasa umum perlu diperhatikan besaran retribusinya,  sehingga retribusinya tidak  memberatkan masyarakat, dimana diketahui bahwa nutrisi layanan daerah-daerah yang akan  berlaku saat ini merujuk pada peraturan daerah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nomor 2 Tahun 2013 tentang retribusi pelayanan daerah.


“Maka untuk hal tersebut, rencana tarif pelayanan Tera Tera ulang yang akan diberlakukan pendekatannya dengan fitur-fitur atau metode, kemudian dengan mempertimbangkan nilai inflasi,” ujarnya.


Lobar saat ini kata Saswadi,  terdapat beberapa layanan merah yang tarifnya berbeda untuk masing-masing objek pelayanan,  yakni tarif pengesahan dan memperhitungkan nilai rata rata.


Rancangan peraturan daerah tentang retribusi pelayanan Tera Tera ulang ini yang bukan mengacu pada struktur tarif yang diperlukan berdasarkan jenis dan kapasitas serta lamanya waktu beserta lamanya waktu pengujian rancangan peraturan daerah tentang retribusi pelayanan yang  tidak semata-mata menitikberatkan pada sektor atau pada faktor retribusinya saja, akan tetapi faktor perlindungan kepada konsumen juga merupakan hal yang tidak kalah pentingnya.


” Ini perlu diatur tentang surat pendaftaran tentang penetapan dan pemungutan retribusi cara pembayaran tunggakan retribusi,” imbuh dia.


Bab tentang keberadaan dan tentang pengembalian kelebihan pembayaran tersebut akan disusun seri, akan menyusun Peraturan Bupati terkait hal tersebut, yang berlaku untuk semua jenis retribusi dan pajak daerah. Hal ini disebabkan karena semua peraturan daerah yang terkait dengan retribusi maupun pajak daerah, memerintahkan dan menindaklanjuti dengan peraturan yang mengatur tentang surat pendaftaran dan pemungutan retribusi tata cara pembayaran tunggakan, retribusi berapa pengembalian pembayaran, serta tata cara pemberian keringanan pajak dan Retribusi akan disiapkan oleh perangkat daerah, tutupnya. (Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *