Gubernur TGB Ingatkan Anak Bangsa Untuk Tidak Percaya Hoax

Share and Enjoy !

TGB saat menyamoaikan pesan anti hoax kepada para pemuda
MATARAM,LINTASNTB. Jaman sekarang banyak anak bangsa yang cepat terpengaruh dengan barita Hoax. Bahkan tidak sedikit yang terjerumus oleh berita bohong yang disebarkan oleh orang-orang yang ingin merusak keutuhan dan kerukunan anak bangsa. Karena itu, seluruh anak bangsa diingatkan untuk menyaring informasi serta tidak mudah percaya dengan berita-berita hoax yang tidak jelas kebenarannya, apalagi menyebarkanya. Sebab, kerusakan dan dampak negatif dari sebuah hoax atau fitnah itu sangat sangat besar terutama akan merusak sendi kekuatan umat. 

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menegaskan hal itu saat shalat magrib di Masjid Raya Baitul Izzah, Provinsi bengkulu. Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) itu diundang oleh Alumni Timur Tengah, Kota Bengkulu untuk mengimami sholat magrib sekaligus mengisi tausiah usai shalat magrib di masjid agung tersebut.

Di hadapan ribuan jama’ah,  TGB mengingatkan  agar yang disebarkan adalah kebaikan-kebaikan  yang di dalam  Islam sudah jelas  kebenarannya. “Islam itu menyebarkan sesuatu yang sudah ada kebenaranya,” tegasnya.

Karena itu, TGB mengajak seluruh anak bangsa untuk membentengi Indonesia dari hal-hal yang buruk. Sehingga menurutnya, keutuhan yang saat ini terjaga akan senantiasa membawa pada ketenangan bagi anak bangsa untuk beribadah.
“Tujuan kita bisa ber-Islam adalah beribadah dengan baik dengan kita mencintai NKRI sebagai sarana kita menuju ibadah yang baik,” ungkapnya Gubernur peraih ratusan penghargaan itu.

Saat itu juga, TGB mengajak umat Islam untuk bersatu untuk mengamalkan kebaikan dan mewarisan kebaikan dari para ulama terdahulu, kepada generasi penerus.

“Beryukurlah kita di Indonesia ini masih bisa beribadah dengan tenang. Maka dengan itu mari kita bangun kekuatan umat dengan tidak terpecah belah, menjaga persatuan dan sabar,” ajak TGB.

Dan usai tausiah sebagai akhir acara, TGB memberikan Kenang-kenangan kepada pengurus Masjid Raya Baitul Izza Bengkulu, berupa sebuah Al Qur’an yg bermotif kain sasak khas NTB.(cand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *