Ratusan Nelayan Lobar Antusias Ikuti Lomba Dayung Sampan

Share and Enjoy !

LOMBOK BARAT,LINTASNTB. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kembali menggelar Lomba Dayung Sampan. Lomba ini digelar DKP dalam rangka memeriahkan HUT Lobar ke 60. Jika tahun lalu digelar di Sekotong, kali ini Lomba Dayung Sampan digelar di Kecamatan Gerung. Tepatnya di Pantai Induk yang berlokasi di Desa Taman Ayu.


Khusus hari ini, ratusan nelayan yang biasanya melaut menyandarkan sampannya. Mereka  beramai – ramai mengikuti Lomba Dayung Sampan yang dilaksanakan di bibir Pantai Induk, Rabu (4/4).

Terbatasnya waktu pelaksanaan mengharuskan panitia membatasi jumlah peserta menjadi 200 orang peserta dari sejumlah kecamatan. Padahal nelayan yang mendaftar mencapai lebih dari 300 orang. Hal itu disampaikan Kepala Dinas DKP, H. Subandi dalam laporannya.

Melihat antusias para peserta, Pjs Bupati Lobar H L Saswadi mengaku bangga. Saswadi berharap kegiatan semacam ini bisa secara rutin digelar. Bukan hanya menjelang HUT Lobar saja, tapi masuk sebagai agenda wisata di Lobar.

“Kalau event semacam ini dibuat paket wisata maka menjadi daya tarik bagi wisatawan. Karena itu saya harapkan event ini diadakan setiap tahun, bahkan tidak harus saat HUT Lobar saja, tapi setiap waktu tertentu untuk menggaet wisatawan,” harapnya.

Sekitar pukul 06.30 pagi, ratusan sampan sudah mulai berlomba. Secara beregu yang terdiri dari dua orang dalam satu sampan mereka beradu kekuatan dan strategi untuk mengalahkan lawannya. Tahap seleksi berjalan hingga pukul 10.30 Wita.

Tepat pukul 11.00 babak final dimulai. Para peserta dilepas secara langsung oleh Pjs Bupati Lobar H. Lalu Saswadi.

Berhasil keluar sebagai juara I pasangan Sumadi dan Sam dari Kecamatan Lembar, disusul oleh Lemak dan Riyanto, Rudi dan Agus, Heran dan Umar, Saleh dan Ayar serta Haerudin dan Lalu amuhi. 

Sang juara, Sumadi mengaku faktor ombak yang sangat bersahabat membantu timnya berhasil menjadi juara pertama.

“Hari ini saya dan masyarakat merasa bahagia dan bisa terhibur. Lepas dari rutinitas sebagai nelayan. Semoga lomba seperti ini sering dilakukan,” ungkapnya. (cand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *