Ketua DPRD Imam Bertekad Entaskan Kemiskinan Di Lombok Barat

Share and Enjoy !

Ketua DPRD Imam Kafali Bersama Menteri Sosial Idrus Marham Saat Berdialog Dengan Masyarakat
LOBAR,LINTASNTB. Pasca dilantik pada Jumat (13/4) sebagai Ketua Dewan menggantikan Hj. Sumiatun yang maju sebagai Cawabup Lobar mendampingi H Fauzan Khalid, Imam Kafali tidak mau tenggelam dalam uforia berlebihan.
Ia langsung action dan menjalankan amanah yang dibebankan di pundaknya.Meski kantor libur, Imam Kafali yang akrab dipanggil Imam tetap masuk melayani masyarakat.
Hal itu tampak ketika Imam mengunjungi Paramitha pada Minggu (15/04). Meski pun di hari yang sama ada agenda kunjungan Menteri Sosial, Idrus Marham, namun ia oun langsung turun ke masyarakatnya. 
Di tengah kunjungan Menteri Sosial, Idrus Marham itu, Imam juga tampak asyik berdiskusi dengan warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di lokasi acara.
Ia yakin, berdiskusi dan berdialog dengan warga merupakan bagian dari strategi untuk mencari beberapa solusi yang bisa diambil untuk mengatasi persoalan kemiskinan di Kabupaten Lombok Barat.
Ketua Dewan kelahiran 1989 ini tampak semangat mendengar keluh kesah warganya dengan sabar sambil menampung aspirasi mereka masyarakat. Keyakinannya, jika itu dilakukan, maka semua pihak akan bisa terus bersinergi agar angka kemiskinan bisa ditekan hingga tembus pada angka nol.
Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat juga didorongnya untuk harus bisa memanfaatkan momen dan bekerja cepat, guna melaksanakan arahan yang diberikan Mensos Idrus.
Lebih kanjut Imam mengatakan, disamping anggaran pengentasan kemiskinan di Pemerintah Daerah telah disiapkan yang lumayan besar, serta besarnya anggaran yang digelontorkan oleh pusat hingga Rp. 1,23 Triliun untuk Provinsi NTB dalam program PKH, Pemda Lombok Barat harus mampu menekan dan bahkan menurunkan kemiskinan.
“Pengentasan kemiskinan harus tercapai guna menjadikan Kabupaten Lombok Barat yang maju dan berprestasi,” jelas imam disela sela dialog dengan warga khususnya para penerima PKH. ( Amrin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *