Datangi Kelompok Tani Lobar, Tim Penilai Bangga Dengan Penyambutan

Share and Enjoy !

Tim penilai bersama kelompok tani lobar/doc.
LOMBOK BARAT,LINTASNTB. Setelah diterima di Kantor Dinas Pertanian Lombok Barat (Lobar)  Tim penilaian Lomba Teladan/Berprestasi Penyuluh Pertanian dan Kelembagaan Tani tingkat provinsi NTB tahun 2018 langsung turun ke lapangan untuk dinilai, untuk di Kecamatan Narmada yang dinilai yang mengikuti Lomba sebanyak 2 Desa yakni Desa Selat, Dusun Montong mengikuti Lomba Poktan Komoditi Padi dan Lomba Petani berprestasi di Dusun Merce dan  Dusun Telage Ngembeng Desa Lembuak Narmada mengikuti Lomba Gapoktan berprestasi, Rabu (25/4).
Penilaian di awali di Kelompok Tani Komoditi Padi Patuh Karya Dusun Montong, kemudian beralih ke H.Sayuti yang merupakan Petani Berprestasi dan terakhir menuju Gabungan Kelompok Tani Berprestasi yang ada di Dusun Telage ngembeng Desa Lembuak.
Dalam Penerimaannya Ketua Poktan Patuh karya Usman menceritakan bahwa Poktan Patuh Karya ini berdiri tahun 2013 dengan beranggotakan 48 orang. Kelompok tani ini fokus dalam pertanian dengan areal sawah yang menanam varietas padi dengan sistem organik. Luas lahan yang digarap oleh poktan patuh karya seluas 20 hektar yang menghasilkan antara 6-7 ton padi organik.
“Di kelompok saya bersama anggota selalu aktif mengadakan pertemuan dua kali sebulan membahas program kelompok dengan mengadakan iuran 300 ribu”,katanya. 
Dia berharap semoga kelompok tani patuh karya ini bisa maju ke depannya dan bisa menjadi juara 1 tingkat provinsi. 
Sementara itu Ketua Tim Penilai H.Astawan dalam sambutannya menyampaikan sangat bangga dan gembira dalam penyambutannya yang sangat meriah. 
“Kami tim akan bekerja semaksimal mungkin menilai dengan aturan yang ada. Dalam penilaian itu akan menilai semua bentuk kegiatan dan administrasi yang menyangkut data  kelompok dan  perorangan secara obyektif”,terangnya. 
Selesai menyampaikan sambutan ia langsung melakukan penilaian terhadap administrasi kelompok dan bentuk kegiatan yang dilakukan oleh kelompok tani didampingi oleh ibu melina selaku anggota tim penilai.(rls/cand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *