Sambut Hari Kemenangan, Kelompok Remaja Buat Miniatur Masjidil Haram

Share and Enjoy !

LOMBOK BARAT,LINTASNTB. Miniatur masjidil haram yang dibuat remaja desa kediri dusun kr bedil selatan lombok barat NTB, Kamis (7/6).
Guna memeriahkan malam takbiran Idul Fitri 1 Syawal 1439 H nanti, sejumlah warga di kabupaten lombok barat mulai mempersiapkan berbagai macam hiasan seperti replika masjid, miniatur ka’bah, dan lampion untuk diarak keliling desa bersama warga lainnya.
Kelompok remaja di lingkungaan dusun karang bedil selatan desa kediri kabupaten lombok barat ini juga tak mau kalah, tahun ini mereka membuat miniatur masjidil haram yang leengkaap dengan halaman ka’bah dan lampion sebagai hiasan.
Miniatur yang dibuat kali ini cukup menarik, hal tersebut dilihat dari detail menara yang cukup elegan, ditambah dengan cahaya lampu hias yang mengelilingi maasjid tersebut.
Kelompok remaja yang sudah meraih juara pertama tiga kali berturut” ini mengaku tak masalah untuk merogoh kocek yang lumayan banyak demi berpatisipasi dalam memeriahkan malam takbiran nanti.
Kepala dusun karang bedil selatan sopian haadi mengungkapkan selain berpatisipasi untk mengikuti perlombaan, warganya mendukung pembuaatan miniatur ini atas dasar melalui keinginan bersama. ” jadi kami selalu mendukung kebersamaan ini untuk menyambut haari kemenangan. Dan saya pribadi sangat bersyukur krna warga dan remaja dikampung ini masih aktif melakukan kegiatan-kegiatan peringtan hari besar islam.” Ucap sopian.
Selain itu Selama perlombaan pawai takbiran di desa keediri lombok barat ini di adakan, kelompok ini Sudah tiga kali berturut” mendapatkan juara pertama. hal tersebut menjadikan mereka lebih semangat dan termotivasi untuk membuat miniatur yang lebih mewah dari sebelumnya.
Ketua remaja karang bedil selatan, haerul amri mengaku kmpungnya telah mendapat juara tiga kali berturut-turut. ” alhamdulillah selama kita mengikuti perlomban pawai takbiran, kelompok kami sudah berhasil meraih piala bergilir selama tiga kali berturut-turut.
” akan tetapi hal ini tidak membuat kami mudah berbangga diri, sebabb ini merupakan perayaan hari besar islam yang telah turun temurun dilakukan, dan harus kita budayakan,” papar Amri.
Sementara itu saat ini pembuatan miniatur yang mereka lakukan sedikit lagi akan selesai dan  masiih sedang dalam tahap pengaturan pencahayaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *