‘Prayascita Gumi’ Ritual Keharmonisan Alam Pasca Gempa Lombok

Share and Enjoy !

Ribuan masyarakat Hindu melaksanakan upacara ‘Prayascita Gumi’ di simpang empat Cakranegara
Mataram – Ribuan umat Hindu datang dari seluruh penjuru Lombok sore tadi, Jum’at (7/9) melaksanakan upacara persembahyangan yang terpusat di simpang empat Cakranegara, Kota Mataram.
Prayascita Gumi merupakan upacara pensucian atau ritual keharmonisan alam pasca gempa bumi yang terjadi di NTB.
Wakapolres Mataram Kompol Nanang Budi Santosa, S.IK terlihat memimpin anggotanya yang juga diback up oleh personil Polda NTB untuk mengamankan kegiatan tersebut.
“Selain mengamankan kegiatan di lokasi persembahyangan, sebelumnya kita juga sudah melakukan pengalihan arus lalu lintas yang mengarah ke lokasi,” ujar Kompol Nanang.
Polwan Polda NTB melakukan pengamanan
Yang cukup menjadi perhatian, beberapa anggota Polwan Polda NTB juga diturunkan untuk melakukan pengamanan di tiap sudut jalan dimana kegiatan ibadah itu berlangsung.
Di tempat terpisah, Ketua PHDI (Parisadha Hindu Dharma Indonesia) NTB, Drs. Gede Mandra, M. Si menyampaikan maksud dari upacara ini adalah untuk pensucian alam dan juga sebagai trauma healing.
“Persembahyangan ini bertujuan untuk memohon ketenangan jiwa, keselamatan dan kelestarian/keharmonisan alam pasca gempa yang terjadi di NTB,” kata Gede Mandra. [dre]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *