Gempa Bahasa Alam Menyapa Manusia

Share and Enjoy !

MATARAM,LINTASNTB. Kepala BMKG MATARAM Agus Riyanto,menyampaikan pesan singkat kepada media hari ini melalui pesan singkat Group Whatsapp Media & BMKG Mataram,Kamis (8/9/2018).
Agus Riyanto menerangkan dan mempertegas kembali bahwa tidak ada satupun ilmuan,peneliti,dan alat di Dunia ini yang mampu mendeteksi Gempa secara langsung dengan tepat,dan akurat,melalui metode apapun,semua hanya berupa ramalan.
Adapun Ramalan-ramalan yang dilakukan oleh beberapa peneliti jika terjadi itu hanyalah suatu kebetulan saja,hanya 1-2 ramalan yang mendekati ketepatan.
“Rekan2 media yg sy banggakan
Happy Weekend…
Catatan kecil, menyimak obrolan dinamis di WAG ini :
Diawal gempa (M) 6.4 tgl 29/7 seorang peneliti gempa n ahli geologi mengatakan tdk akan ada gempa besar lagi kemudian selang seminggu terjadi gempa dgn kekuatan 7.0 (5/8). Msh peneliti yg sama jg berani mengatakan tdk ada gempa besar lg nyatanya tgl 19/8 terjadi 2x gempa signifikan 6.3 siang dan 7.0 (6.9 updated) malam. Hal ini sdh membuktikan  bhw sulitnya para peneliti utk meramal gempa dgn hanya membaca data yg BMKG miliki atau data dari lembaga BMKG negara lain. Bahkan dini hari tadi (01:14 Wita) sebagian masy Lombok msh merasakan gempa dgn kekuatan (M) 5.0 yg berpusat di laut 45 km Utara Kota Selong Kab Lombok Timur. Isu gempa n tsunami 26/8 yg menghantui warga Lombok saat itu ternyata jg tdk terjadi. Semua adalah rahasia Allah, manusia hny mencoba mendekati dgn keilmuanx (iqro) membaca tanda2 alam atau klo TGB bilang gempa adalah cara alam berbicara  kpd manusia/ Allah menyampaikan pesannya melalui kejadian gempa, walaupun  demikian msh ada jg yg termakan isu oknum penyebar yg tdk dpt dipertanggungjawabkan kebenarannya. Seringkali oknum tersbut mengkait2kan suatu gempa dgn kejadian2 sebelumya sperti isu bhw gempa selalu terjadi di hari *MINGGU* n tanggal *26* dan sayangnya masy terlanjur percaya hny karna dari banyaknya ramalan yg disampaikannya, ada 1-2 yg terjadi, padahal itu hanya suatu kebetulan dari kebetulan-kebetulan yg terjadi. Sementara setiap hari di Indonesia selalu ada gempa dan semua gempa tercatat dgn baik oleh alat2 yg hanya dimiliki oleh BMKG. BMKG bekerja dgn data yg diambil langsung dr alat yg dimilikinya sampai saat ini terus memonitor selama 24 jam sehari 7 hari dlm seminggu utk memantau  aktifitas kegempaan di Pulau Lombok. Karakteristik suatu gempa umumx sebelum gempa utama akan didahului olh gempa2 pendahuluan (umumx kecil2) dan setelah gempa utama (signf) akan diikuti gempa2 susulan. BMKG tdk pernah mengatakan *akan* terjadi gempa, tetapi lbh sering mengatakan bahwa gempa2 susulan msh termonitor dgn baik dgn frekuensi dan kekuatan yg semakin sedikit dan melemah menuju titik kestabilannya. Dalam rentang waktu peluruhannya tersebut masih memungkinkan saja terjadi 1-2 gempa susulan dgn kekuatan lebih besar dr gempa susulan lainnya namun tdk lebih besar dr gempa utamanya (fluktuatif). Jauh sebelum Gempa Lombok ini BMKG khususnya Stasiun Geofisika Mataram dgn salah satu program kerjanya melakukan sosialisasi gempabumi ke sekolah2 (SMA 5, SMP 1, SMK Pertanian, SD hingga TK Ampenan) dlm Kegiatan *BMKG Goes to School* memberikan edukasi n pembelajaran supaya sejak dini siswa memiliki pemahaman n kesiapsiagaan bahwa Pulau Lombok ini rawan gempa dan berpotensi tsunami. Di tatanan pemerintahan BMKG jg punya program TTx (Table Top Excercise) *Gladi Ruang Gempa* yg melibatkan stakeholder (BPBD, Dinas Diknas, Sosial, Kesehatan, SAR, PMI, TNI-POLRI, PHRI dan jg media) yg dilakukan 2 tahun berturut2 (2016&2017) di BPBD Prov NTB dan Hotel Golden Palace. Bahkan awal tahun ini jg BMKG mengadakan *Workshop Media* dgn mengundang seluruh media yg ada dlm WAG Media-BMKG yg kami bentuk ini harapannya agr media menjadi salah satu simpul penguatan dari rantai informasi gempa dan peringatan dini tsunami. 
Informasi kegempaan dr BMKG langsung dpt diterima  melalui gadget stakeholder dan para pemangku kepentingan dari peralatan diseminasi DVB/ WRS yg kami tempatkan di ktr BPBD Prov NTB maupun Kab/Kota dan tdk hanya di Prov NTB saja tp di ktr2 BPBD seluruh Indonesia. BMKG dalam kapasitasnya sesuai tugas pokok dan fungsinya yg tertuang/ diamanatkan dlm UU utk memberikan infomasi gempabumi dan peringatan dini tsunami tentu berusaha bekerja dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Harapan kami masyarakat mempercayakan kpd BMKG terkait informasi kegempaan khususx di Pulau Lombok.  Himbauan yg dpt kami sampaikan supaya masy tidak panik tetap tenang dan selalu waspada dan senantiasa mendapatkan informasi kegempaan hanya melalui media sosial baik website, fb, tweeter, IG jg apps @infobmkg milik BMKG sebagai institusi pemerintah yg resmi. Demikian semoga kita semua selalu ada dalam lindungan dan penyertaan Tuhan YME. Amin #LombokBangkit”
Sementara masyarakat Lombok dan Sumbawa setiap hari bahkan setiap waktu terus dihantui rasa ketakutan,tanpa tahu sampai kapan gempa ini akan berakhir,hanya bisa bertanya tanya tanpa ada jawaban yang membuat masyarakat menjadi tenang. (RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *