Warga Pengungsi Diserang Penyakit Malaria, Polres Mataram Salurkan Bantuan di Desa Bukit Tinggi

Share and Enjoy !

Kapolres AKBP Muhammad,SIK juga menyerahkan bantuan untuk warga masyarakat Desa Batu Lemalik
Mataram – Polres Mataram menggelar fogging di daerah pengungsian yang terindikasi penyebaran penyakit malaria di wilayah Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (08/9/2018) pagi hingga siang hari.
Rombongan Polres Mataram dipimpin langsung Kapolres Mataram, AKBP Muhammad, SIK, didampingi Wakapolres Mataram, Kompol Nanang Budi Santosa, Para Pejabat Utama Polres Mataram, Kasubbag Humas Polres Mataram, AKP I Made Arnawa, Kapolsek Gunung Sari, AKP Hari Proyono, dan Personil Polres Mataram serta staf.
Kegiatan ini dilakukan atas laporan dari Bhabinkamtibmas serta aparat Desa terkait mengenai warga yang terjangkit penyakit malaria.
“Ada 37 orang yang saat ini menjalani rawat jalan, diantaranya dua orang remaja, delapan orang balita, selebihnya para orang tua,” kata Kapolres Mataram, AKBP Muhammad,SIK.
Kapolres Mataram, AKBP Muhhamad, SIK melakukan penyemprotan fogging di daerah pengungsian yang terindikasi penyebaran penyakit malaria di wilayah Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat
Selain melakukan penyemprotan atau fogging, sebagian anggota juga melakukan pendistribusian bantuan sembako, pembersihan sisa-sisa material bangunan akibat gempa bumi.
“Ada beberapa juga yang mengangkut bantuan material saluran air bersih untuk diperbaiki, sebagian lagi memberikan pelayanan medis kepada masyarakat setempat,” jelas Kapolres.
Dalam kegiatan tersebut seluruh anggota Polres Mataram dan Jajaran serta PNS Polri, warga dan Kepala Desa Bukit Tinggi, Ahmad serta para kepala dusun.
Kapolres AKBP Muhammad,SIK juga menyerahkan bantuan untuk warga masyarakat Desa Batu Lemalik, yang diterima Kepala Desa Zamryah. Bantuan tersebut berupa selimut, sarung dan beberapa sembako berupa beras.
(An/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *