Wagub Beri Jaminan Kemudahan Bagi Para Investor

Share and Enjoy !

MATARAM,LINTASNTB. Wakil Gubernur NTB, Dr Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd memberi jaminan kemudahan bagi perusahan negara Eropa yang ingin berinvestasi di NTB. Peluang investasi di berbagai sektor didukung kemudahan dan prosedur yang simpel itu disampaikan Wagub saat menerima kunjungan delegasi negara Uni Eropa  di ruang kerjanya, Kamis (6/12). Pada  kali kedua kunjungannya setelah bulan Oktober 2017 lalu, kini 3 konsulat yang mewakili 30 negara Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam kembali datang ke Lombok.
Andrej Kralj Wakil Dubes Slovenia di Canberra, Michael Hancock Consul Kedubes Inggris Jakarta dan John Makin Vice Consul Kedubes Inggris di Bali, khusus datang guna menawarkan bantuan untuk mendukung pemulihan pariwisata di NTB, pasca gempa bumi yang melanda Lombok-Sumbawa, beberapa waktu lalu. 
Salah satu bantuan yang ditawarkan tersebut adalah melalui program mitigasi bencana. Bencana, yang bisa datang kapan dan dimana saja, menuntut kesiapsiagaan kita, agar tetap tenang namun waspada. “Rasa simpati kami sampaikan, atas bencana gempa yang melanda NTB. Kami akui, dampak gempa bumi kemarin, menyebabkan penurunan angka kunjungan wisatawan  eropa ke Lombok,” kata Michael Hancock, Consul Kedubes Inggris Jakarta di hadapan Wagub, yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pariwisata L.M. Faozal dan Kepala BPBD Muhammad Rum.
Ia juga mengungkapkan, sedikitnya 500 juta orang wisatawan Eropa setiap tahun datang ke Indonesia, hampir 50 % berkunjung ke Lombok. Sebab NTB merupakan daerah alternativ ketiga bagi para turis Eropa, setelah Jawa dan Bali. Namun, pasca gempa kemarin, turis eropa yang berkunjung ke lombok mengalami penurunan drastis.
Ditambahkan oleh Andrej Kralj Wakil Dubes Slovenia bahwa salah satu yang harus kembali dibangun agar turis bisa kembali mengunjungi NTB adalah dengan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi mereka. Yang tidak kalah penting, disamping kelengkapan data turis, fasilitas dan prasarana yang aman, ke depannya ia juga menyarankan agar dibuat layanan khusus “emergancy call” untuk mengakomodir keamanan turis selama berkunjung di NTB. Setidaknya, dengan nomer khusus yang langsung dapat diakses turis itu, kapan dan dimanapun, turis bisa merasa aman menghabiskan waktunya di NTB.(cand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *