Hj. Lale Prayatni Ajak Masyarakat Untuk Bangkit

Share and Enjoy !

LOMBOK BARAT,LINTASNTB. Di usia Provinsi NTB ke-60, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lombok Barat, Hj. Lale Prayatni mengajak masyarakat NTB khususnya Lombok Barat untuk bangkit.
“Saya yakin dengan kesungguhan dan keseriusan kita dalam membangun, cita-cita kita untuk bangkit dari keterpurukan akan dapat terwujud dalam waktu yang tidak lama lagi. Semoga melalui momen yang bersejarah ini, kita selalu dalam kebersamaan, mampu mewujudkan cita-cita pembangunan daerah dan dapat melakukan tindakan nyata untuk bebas dari kemiskinan, kebodohan, dengan melakukan yang terbaik sesuai dengan peran yang diberikan Allah SWT saat ini,” katanya saat memimpin Upacara Peringatan HUT NTB ke-60 di Lapangan Kantor  Bupati Lombok Barat, Senin (17/12).
Mengusung tema ‘Bersama Bangkit Menuju NTB Gemilang’, upacara peringatan HUT NTB ini dihadiri ratusan peserta dari pegawai lingkup Pemkab Lombok Barat dan unsur TNI Polri. Walaupun gerimis sempat menyapa, namun para peserta tetap khidmat mengikuti upacara. 
Dalam kesempatan itu, Hj. Lale juga sedikit menyinggung kondisi NTB secara umum dan Lombok Barat khususnya pasca bencana gempa beberapa waktu lalu. Dikatakannya, bencana gempa terbesar di  Lombok ini melumpuhkan beberapa sektor penting. Salah satunya yakni sektor pariwisata yang merupakan penghasil PAD terbesar bagi Lombok Barat. Secara umum pertumbuhan ekonomi NTB pun menjadi terganggu.
“Kita harus bangkit kembali dan menyingsingkan lengan baju. Sesuai dengan tema HUT NTB kali ini yaitu: NTB Bangkit Menuju NTB Gemilang, maka saya mengajak kita semua untuk bangkit kembali, dan meraih kemajuan yang kemarin sudah kita capai. Bahkan bila perlu harus lebih maju lagi dari tahun-tahun sebelumnya,” serunya.
Hj. Lale menambahkan, bencana yang terjadi tidak lantas menurunkan prestasi para generasi muda NTB. Ini menunjukkan bahwa masyarakat NTB sebenarnya adalah masyarakat dengan mental berprestasi.
“Saya yakin mental berprestasi itu masih tetap ada pada diri kita dan tak kan ikut hancur karena gempa. Bangunan boleh runtuh, gedung boleh hancur, rumah boleh roboh, namun mental berprestasi harus tetap kokoh. Kita harus punya mental baja, mental yang tak lekang karena panas dan tak kan lapuk karena hujan. Ingat pesan Bung Hatta: Sekali terjatuh, bangkit sepuluh kali,” pungkasnya.(cand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *