K3P Adakan Diskusi Untuk Ciptakan Demokrasi Adil dan Jujur

Share and Enjoy !

Direktur Utama Komunitas Kajian Kebijakan Publik (K3P), Hendry Kusnadi
Taliwang –  Dalam menghadapi kontestasi Pemilu 2019 mendatang ada beberapa faktor yang mendukung dalam rangka menjadikan pesta demokrasi itu menjadi proses yang jujur, adil dan bertanggung jawab sehingga nanti hasilnya juga akan menjadi berkwalitas. 
Untuk menciptakan upaya yang jujur dan adil, Salah satunya menurut Direktur Utama Komunitas Kajian Kebijakan Publik (K3P), Hendry Kusnadi mengatakan akan membangun komitmen para pihak termasuk yang penting dari para kontestan itu sendiri.
Dia berharap kepada semua partai politik di daerah maupun para calon legislatif baik kabupaten, provinsi, pusat dan juga calon DPD RI bersedia menyediakan waktunya untuk turut urung rembug di forum Dialog Terbuka ini nanti yang akan kami gelar tanggal 26 Desember 2018 di Taman Tiangnam Taliwang.
Undangan dalam acara ini telah kami sampaikan kepada seluruh pimpinan partai politik seminggu yang lalu, sehingga persiapan untuk hari H tinggal setting tempat dan perlengkapan acaranya,” terangnya. 
” K3P sebagai perwakilan kelembagaan masyarakat yang bergerak dalam bidang literasi dan kajian ini memandang perlu memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada para pihak untuk berperan serta dalam mengedukasi masyarakat.
Ia juga menjelaskan bahwa pentingnya membangun komunikasi semacam ini untuk melahirkan kesepakatan bersama, sehingga tujuan-tujuan yang ingin kita capai dapat terealisasi,” ujarnya. 
Dialog Terbuka yang mengangkat tema “Membangun Pemilu Jurdil dan Pengawasan Partisipatif untuk Pemilu 2019” ini gagasan oleh K3P bersama KPUD dan Bawaslu Sumbawa Barat, dengan tujuan untuk mendapatkan komitmen para pihak untuk membangun pemilu yang jujur dan adil. Sehingga nantinya diharapkan akan menelurkan ide dan melakukan pengawasan partisipatif yang lebih efektif.
Selanjutnya dalam dialog nanti akan memberikan kesempatan kepada para kontestan dalam memberikan pandangan, ini jugs meningkatkan fungsi kelembagaan legislatif dalam membangun daerahnya. Kemudian tujuan yang terakhir kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi dan memperkenalkan para kontestan kepada masyarakat.
Para kontestan berkesempatan untuk memberikan gagasan, pandangan dan masukan kemudian akan dikomentari oleh pihak-pihak lain yang dihadirkan dalam dialog ini termasuk dari komisioner KPUD dan Bawaslu, anggota dewan, unsur pemerintah, akademisi dan juga dari audiens yaitu masyarakat umum.
” Bupati dan Ketua DPRD ikut mendukung kegiatan ini, sehingga output yang dihasilkan di kegiatan ini nanti akan terimplementasi dengan baik.  Bupati dan Ketua DPRD Sumbawa Barat akan menjadi nara sumber utama dialog terbuka ini,” terangnya. 
Sementara itu Syamsuryadi Jibez yang ditunjuk sebagai Ketua penyelenggara dialog terbuka Ini mengatakan bahwa forum ini sangat tepat dijadikan sebagai tujuan utamanya, juga sebagai literasi kepada publik karena akan banyak ilmu dan pengetahuan yang akan muncul dari para pihak yang sangat berkompeten nantinya.
Jibez sangat optimis semua parpol dan para pihak yang diundang akan tudi arena ini untuk bersama-sama memberikan input dan output sebagai upaya menjaga kondusifitas pemilu, menjalin silaturahmi dan juga sebagai upaya membangun daerah kita tercinta ini.
Demikian juga Ketua KPUD Sumbawa Barat Fahroni, SH ikut menerangkan, bahwa secara kelembagaan mereka menyambut baik dan positif inisiatif dari teman-teman K3P ini, sehingga secara bersama-sama kami berupaya keras mensukseskan acara ini.
” Kami melihat forum ini sangat tepat menjadi wadah bertemunya keseragaman pandangan dalam rangka menjadikan pemilu 2019 nanti sebagai pemilu yang menyenangkan,” tambahnya.
Begitu juga dengan Komisiner Bawaslu Sumbawa Barat Haerudin, ST dalam kesempatan itu juga mengungkapkan, Pengawasan partisipatif ini adalah jawaban terhadap upaya membangun pemilu yang jurdil dan forum dialog terbuka ini membuka ruang untuk itu,” tutupnya.
(Ibrahim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *