Kasus Sajam dan Panahan Di Dompu Jadi Atensi Kepolisian

Share and Enjoy !

Dompu – Kasus pembacokan menggunakan senjata tajam (sajam) dan kasus panahan menjadi atensi atau perhatian pihak kepolisian di Polres Dompu bahkan di Polda NTB disamping kasus-kasus kejahatan lainnya seperti peredaran narkoba.
Demikian diungkapkan oleh Kapolres Dompu, AKBP Erwin Suwondo, S. IK., M. IK dalam acara jumpa pers akhir tahun yang berlangsung di Mako Polres Dompu, Senin pagi (31-12-2018).
Khusus kasus panahan, Kapolres menyebutkan telah terjadi beberapa kali di Kabupaten Dompu. Yang menjadi pelaku adalah anak-anak remaja dan yang menjadi korban juga adalah remaja.
” Yang terakhir terjadi di lampu merah Sawete. Dan alhamdulillah pelaku-pelakunya sudah kami amankan,” akunya seraya menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menangkap pelaku. 
” Asalkan sudah diketahui identitasnya kami akan tangkap,” tegasnya. Di balik itu, Kapolres menyayangkan aksi pemblokiran jalan yang dilakukan warga. Warga menuntut pihak kepolisian untuk menangkap pelaku. 
” Kedepan kita harapkan bila ada kasus panahan, mari kita bekerja sama mengungkap pelakunya bukan menutup jalan. Yang seharusnya polisi sedang mencari informasi pelaku malah fokus membuka jalan. Tutup jalan juga mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres memperlihatkan sejumlah panah aneka model dan sejumlah anak panah yang telah berhasil diamankan dari para pelaku. Ditunjukkan pula beberapa jenis senjata tajam berupa golok dan parang yang telah disita oleh pihak kepolisian dari tangan pelaku maupun saat razia.
Lebih lanjut Kapolres menegaskan agar tidak terjadi lagi kasus semacam itu, pihak kepolisian terus melakukan razia di tempat-tempat berkumpulnya remaja yang diduga membawa panah maupun sajam. (emo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *