Selewengkan Dana Desa, Polda NTB Ringkus Kades Sukamulya Kec. Laban Kab. Sumbawa

Share and Enjoy !

MATARAM,LINTASNTB. Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Badat (Polda NTB) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit. Reskrimsus) Polda NTB berhasil mengungkap praktek tindak pidana korupsi Dana Desa di Desa Suka Mulya Kec. Laban Kab. Sumbwa tahun anggaran 2015 dan
tahun 2016.
Dalam keterangannya, Dit. Reskrimsus Polda NTB meringkus AZHAR selaku Kepala Desa Sukamulya Kec. Labangka Kab. Sumbawa melakukan tindakan melanggar hukum dengan menyelewengkan uang negara.
“Pelaku Melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU RI No.31 Tahun 1999 yang telah dirubah dengan
UU No.20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi,dengan ancaman
hukuman seumur hidup atau pidana penjaira paling singkat 4 tahun sampai 20 tahun dan
denda Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) sampai dengan Rp. 1.000.000.000 (satu
milyar rupiah),” ungkap Kasubdit III Dit. Reskrimsus Polda NTB AKBP Syarif Hidayat SH.S.I.K
Tersangka AZHAR selaku Kepala Desa Sukamulya Kec. Labangka Kab. Sumbawa
sebagai Pengguna Angaraan Desa dengan sengaja melakukan tindakan menyimpang
terkait dengan penatausahaan Keuangan, Penerimaan, Pengeluaran dan
pertanggungjawaban Pengelolaaan dan penggunaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja
Desa Sukamulya TA 2015 dan TA 2016 dengan cara membuat dokumen
pertanggungjawaban fiktif.
 “AZHAR selaku Kepala Desa telah menyalahgunakan kewenangan yang ada pada
dirinya karena jabatan dengan menggunakan Dana APBDes untuk keperluan pribadi (Membeli Mobil Kijang LGX, Sepeda Motor Yamaha Mio, Menebus Mobil Toyota RUSH, Membayar Angsuran Kredit pada Bank BPD NTB Cabang Plampang Kab. Sumbawa,” tambahnya.
Barang Bukti yang di sita yaitu, dokumen APBDes Desa Sukamukya TA 2015 dan TA 2016, Dokumen Perencanaan Kegiatan APBDes TA 2015/2016, Dokumen Rincian Penggunaan Anggaran Dana Add Ta 2015/2016, Dokumen Penggunaan Anagraan TA 2015/2016, Dokumen Pertanggungjawabab Penggunaan Dana Add Pada APDes Ta. 2015/2016, Buku Rekening Desa Suka Mulya TA. 2015 dan 2016, Dokumen SPP,SPM, SP2D TA 2015 dan 2016, Buku Catatan Bendahara Desa Suka Mulya TA 2015 dan 2016, Dokumen Kwiransi Fiktuf pengguna an anggaran Dana Desa dari Kepala Desa.
Akibat tindakannya ini, negara mengalami kerugian Rp Rp. 897,772,024,01. Untuk kebutuhan lanjutan, tersangka ditahan di Rutah Polda NTB dengan Surat Perintah Penahanan Nomor SprinHan/01//2019/Ditreskrimsus tanggal 9 Januari 2019.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *