Penerima PKH KSB 2019 sebanyak 5692 Keluarga

Share and Enjoy !

Sumbawa Barat – Penerima program keluarga harapan (PKH) pada tahun 2019 ini sebanyak 5692 keluarga yang sudah di verifikasi dan validasi oleh Kordinator PKH bersama Dinas Sosial untuk tahap keduanya. 
Program keluarga harapan ini adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga atau seseorang yang miskin dan rentan yang terdaftar dalam data terpadu program. 
Untuk penanganan fakir miskin yang diolah oleh pusat data dan informasi kesejahteraan sosial dan ditetapkan sebagai keluarga penerima mamfaat (KPM).
Peserta program PKH ini yaitu keluarga miskin atau seseorang yang miskin yang memiliki komponen seperti dari Kesehatannya Ibu hamil, apras, Balita. Dari pendidikan anak SD, SMP dan SMA dan kesejahteraan Sosial untuk Lansia dan Disabilitas berat. 
Untuk tambahan keluarga yang masuk PKH pada tahun 2019 belum ada, namun awal tahun 2018 ada tambahan sekitar 1400 orang se KSB,” jelas Sekretaris Dinas Sosial Manurung, S. Pd yang di dampingi kordinator Kabupaten PKH, Sugianto, ST. 
Pada tahap 1 2019 Januari sampai Maret penerima PKH se KSB sebanyak 5722 dengan total anggarannya sebanyak 7,691,625.,00 dan sudah disribusikan ke KPM. Sementara tahap kedua 5692 keluarga dan sedang diproses oleh pusat. 
Ada sebanyak 30 orang yang keluar dari PKH, karna faktor ekonominya sudah sejahtera dan mereka keluar secara suka rela,” tuturnya. 
Dia juga mengatakan untuk 2019 ini agak berbeda karna di hitung perkomponen dan beberapa faktor.
” pengurangan 13 orang untuk tahun 2019 ini karna faktor ekonominya sudah bagus, maka dari itu mereka keluar secara suka rela dan mereka sudah mampu meningkatkan ekonominya,” ujarnya. 
Dia menarget agar tahun ini banyak yang di graduasi atau dikeluarkan dengan suka rela karna ekonomi sudah bagus.
” Indeks penerima bantuan sosial PKH setiap jiwa dengan maksimal 4 orang dalam satu keluarga dan dicairkan 4 tahap dalam setahun,” urainya. 
Untuk penerima PKH pada tahap awal ada bantuan tetap sebanyak 550 pertahun untuk tahap pertama, ibu hamil Rp. 2.400.000 pertahun, anak usia dini 0-6 tahun 2.400.000 pertahun, anak SD 900.000 pertahun, anak SMP 1.500.000 pertahun, anak SMA 2.000.000 pertahun, penyandang diaabilitas berat 2.400.000 pertahun dan Lansia 2.400.000 pertahun. 
(Ibrahim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *