Pemerintah Pusat Kucurkan Dana Infrastruktur 2, 6 Triliun Untuk KSB

Share and Enjoy !

Jumpa pers Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin MM
Sumbawa Barat – Jaringan Irigasi yang membentang dari Bendungan Bintang Bano menuju Ke Kecamatan Poto Tano akan segera terealisasi, anggaran sebesar 900 milyar sudah disiapkan oleh Pemerintah Pusat.
Ditambah juga sekarang ini sedang mengerjakan Bendungan Tiu Suntuk yang menelan anggaran 1, 7 trilliun juga segera teralisasi, anggaran tersebut bersumber dari APBN Murni TA 2019.
hal ini di ungkapkan oleh Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin MM disela-sela kunjungan Gubernur NTB pada acara Jumpa Zul-Rohmi di Gedung Graha Fitrah pada jum’at (08/03 ).
Menurut Bupati , terealisasinya anggaran pengerjaan pada dua paket tersebut guna untuk menunjang peningkatan hasil petani dengan target capaian Kabupaten Sumbawa Barat nantinya akan dijadikan sebagai pusat lumbung pangan nasional.
” insya allah dengan dikerjakan jaringan irigasi yang membentang dari bendungan Bintang Bano sampai Poto Tano dan Bendungan Tiu Suntuk, maka Kabupaten Sumbawa Barat kedepannya ditargetkan sebagai pusat Lumbung Nasional, karena daya dukung lahan pertanian sangat menjanjikan “ kata Bupati.
Ia juga menilai bahwa persoalan pangan tidak hanya berkaitan dengan konsumsi dan produksi, tetapi juga soal daya dukung sektor pertanian yang komprehensif. 
Ada empat aspek yang menjadi prasyarat melaksanakan pembangunan pertanian yaitu akses terhadap kepemilikan tanah, akses input dan proses produksi, selanjutnya akses terhadap pasar, dan akses terhadap kebebasan.
“ lambannya pembangunan infrastruktur ikut berperan menentukan bangsa di sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan.  Pembangunan infrastruktur pertanian sangat penting dalam mendukung produksi pangan yang swasembada pangan,” ujarnya. 
Perbaikan infrastruktur pertanian Kabupaten Sumbawa Barat  terus dilakukan sehingga tidak akan menjadi kendala terhadap pertanian, produk pertanian dan tidak mengganggu arus pendapatan ke petani.” jelas Bupati
Bupati meyakini dengan adanya Sistem dan jaringan Irigasi (termasuk  bendungan dan waduk) merupakan bagian penting dari infrastruktur pertanian. Ketersediaan jaringan irigasi yang baik, diharapkan dapat meningkatkan volume produksi dan kwalitas komoditas pertanian, terutama tanaman pangan.
“pemenuhan kebutuhan sangat mendesak dan tidak memikirkan potensi-potensi internal yang lebih mendalam, sehingga yang dipetakan adalah sumber daya mana yang sudah tersaji yang bisa langsung dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,”ungkap Bupati.
Bupati juga menambahkan bahwa Sektor pertanian merupakan sektor yang tetap memiliki peranan yang penting dalam struktur perekonomian nasional. Beberapa alasan yang mendasari pentingnya pertanian di Kabupaten Sumbawa Barat adalah  potensi sumber daya alamnya  yang besar dan beragam, ini juga berlaku terhadap pendapatan daerah yang cukup besar.
(Ibrahim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *