Sel. Apr 13th, 2021

LINTASNTB

Dari NTB Untuk Dunia

TP PKK NTB dan BPOM melakukan Bhakti Sosial dan Penyuluhan Ketahanan Pangan

2 min read

MATARAM – Setelah sebelumnya mengadakan bhakti sosial di Desa Batu Kumbung, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M.Sc juga melanjutkan bhakti sosial di Desa Pringgajurang, Desa Malaka dan Desa Pemenang Selatan dalam Rangka Hari Kesatuan Gerak PKK ke 47.


Kegiatan bhakti sosial ini membagikan 500 sembako, 100 family kit kepada masyarakat yang terkena dampak bencana gempa dan 80 snack sehat yg di bagikan di 5 titik di Kabupaten Lombok Timur (Kedondong, Dalam Desa Barat, Dalam Desa Selatan, Dalam Desa Utara dan Loang Tuntel) dan 2 titik di Kabupaten Lombok Utara (Malaka dan Pemenang Selatan).


Hj. Niken selalu Ketua TP PKK Provinsi NTB mengingatkan kepada masyarakat bahwa anak-anak usia dibawah 6 tahun berada pada masa pengembangan sehingga perlu diberikan stimulasi atau rangsangan indera agar tumbuh dengan baik.


Masyarakat sangat antusias menerima kedatangan Hj. Niken beserta rombongan, masyarakat merasa bersyukur karena lebih diperhatikan oleh pemerintah. 


Disetiap sambutannya Hj. Niken selalu mengingatkan masyarakat untuk selalu menghadiri posyandu setiap bulannya, karena posyandu bukan hanya untuk anak dan ibu hamil saja tetapi bagi semua lapisan masyarakat termasuk lansia.


“Papuq-papuq boleh masuk posyandu juga, diberikan vitamin, harus di cek kesehatannya, apakah darah tinggi, kolesterol..” tuturnya.


Hj. Niken juga mengatakan bencana yang datang ini harus diterima sebagai kehendak Allah, mencari hikmah, bersabar dan bersyukur karena masih diberikan nikmat hidup dan kesehatan oleh Allah.


“Insya Allah dengan diberikan kesehatan kita dapat bekerja dan beramal sholeh sehingga mendapatkan pahala yang banyak” pesan Hj. Niken.


Setiap sambutannya Hj. Niken juga selalu berpesan kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga termasuk anak-anak.


“Karena jika kita sehat, kita bisa melakukan aktivitas dengan baik. Tapi kalau ibu-ibu sakit, itu akan menghambat aktivitas” tangkasnya.


Di kesempatan yang sama pula Kepala Balai POM Provinsi NTB, Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih melakukan penyuluhan, beliau menjelaskan ketika membeli makanan kemasan masyarakat harus teliti, jangan sampai kemasannya rusak, tanggal kadaluwarsanya lewat, karena hal tersebut dapat berakibat pada kesehatan.


“Misalnya ketika ibu-ibu membeli susu kemasan. harus di cek jangan sampai rusak atau bocor, karena jika kemasan tersebut bocor susu akan terkontaminasi sehingga anak-anak kita diare” tangkasnya.


Selain soal makanan, Nengah juga menjelaskan terkait penggunaan obat yang harus diminum sesuai aturan pakai, tidak lagi menggunakan pewarna makanan dengan celup kertas, dan jangan menggunakan kosmetik sembarangan. (cand)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © lintasntb.com | Newsphere by AF themes.