Polres Sumbawa Barat Adakan Tabligh Akbar Untuk Membangun Demokrasi Sehat

Share and Enjoy !

Sumbawa Barat – Kepolisian Resort Sumbawa Barat mengadakan Tabligh Akbar dalam rangka menghadapi demokrasi, Satgas Nusantara Polres Sumbawa Barat dalam rangka membangun demokrasi sehat demi terpeliharanya kondusifitas Kamtibmas di Kabupaten Sumbawa Barat pada pemilu, Pileg dan Pilpres tahun 2109 yang aman damai dan sejuk.


Bupati Sumbawa Barat, Dandim 1628/SB, Kapolres Sumbawa Barat, Bawaslu, KPU dan Rektor UIN Mataram.


Kapolres Sumbawa Barat, AKBP. Mustofa, S. Ik. MH mengatakan dalam sambutannya bahwa tabligh akbar ini dalam rangka menjaga tempat ibadah atau masjid dari acara kampanye untuk pengamanan pemilu 2019.


Ia menjelaskan acara tabligh akbar dengan maksud agar memohon do,a masyarakat agar bersama, penyelenggara kuta bisa menjalankan tugas untuk melindungi ketertiban dan keamanan Sumbawa Barat dengan aman dan tertib.


Dia berharap agar acara kampanye tidak diadakan di tempat ibadah atau masjid, karna melihat penomena saat ini banyak tempat ibadah digunakan kampanye.


“Masjid tidak boleh digunakan untuk berkampanye di dalamnya, masjid itu untuk tempat untuk berdoa,” jelasnya.


Dia menuturkan kalau mau berkampanye sudah disediakan waktu yaitu pada tanggal 24 Maret -13 April 2019. Kita mulai dari masjid agung darusaalam ini, mari kita jaga situasi Kamtibmas, tetap jaga semangat untuk ketertiban bersama dan mari tanggal 17 April 2019 kita ke TPS untuk sukseskan pemilu.


Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM megatakan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini adalah rangkaian untuk mensukseskan pemilu dan semua sudah berkomitmen jujur, adil dan berintegritas.


Dia berharap kepada masyarakat agar harus ikut berpartisipasi mensukseskan pemilu dengan cara memilih calon sesuai keinginan, namun tetap menjaga kondusifitas, taati tempat terlarang yang digalang dan saat pencoblosan harus ke TPS.


“Mari kita jaga secara bersama-sama kondusifitas daerah, ketertiban dan keamanan,” katanya.


Rektor IAN Mataram TGH. Dr. KH. Muhammad Zaidi Abdad, MA menjelaskan bahwa Indonesia ini beragam. Maka dari itu mari kita menjaga Indonesia ini agar tetap bersatu.


Tugas kita hari ini untuk melindungi agama, jangan sampai kita selalu mengkafirkan seseorang karna kita juga tidak lebih baik.


Kedua mari melindungi bangsa dan negara Indonesia ini dan jangan ada yang menyebar fitnah atau hoax.


Ketiga mari melindungi masyarakat yang artinya perbedaan di masyarakat adalah sunnah tullah. Kita tidak bisa memaksa seseorang untuk memilih calon kita.


“Masyarakat tidak bisa kita samakan, kita harus merawat Indonesia dengan baik,’ tutupnya. (Ibrahim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *