Rab. Apr 14th, 2021

LINTASNTB

Dari NTB Untuk Dunia

Distanbunak KSB Targetkan Akan Vaksinasi 4.500 HPR

2 min read

SUMBAWA BARAT – Dinas Pertanian, Perkebunan, holtikultura dan Peternakan (Distanlutnak) Kabupaten Sumbawa Barat saat ini sudah mendata hewan pembawa rabies di Sumbawa Barat ini.


Berdasarkan data yang di himpunan dari KCD Peternakan bahwa ada 23 kasus gigitan anjing liar yang menyebar di Kecamatan Maluk 4 kasus, Poto Tano 4 kasus, Taliwang ada 10 kasus, Jereweh 1 kasus, Brang Rea 2 kasus, Brang ene 1 kasus dan terakhir 1 kasus di seteluk.


Sekretaris Distanlutnak KSB Nanang Sujatmiko, SP. M. Si melalui Kasi Keswan dan Kesmavet, Drh. Hendra, SS. Zakaria., M. Si menjelaskan jumlah hewan pembawa rabies yang sudah di eleminasi untuk anjing liar ada 167 ekor tersebar di semua kecamatan dan yang paling banyak Poto Tano dan Taliwang.


Ia juga mengatakan bahwa pada Rabu (hari ini.red) Kadis pertanian Suhadi, SP. M. Si telah ke Denpasar untuk membawa 21 simple.


“Kalau proses pemeriksaan cepat bisa di Denpasar maka hari ini bisa keluar,” tuturnya.


Dia juga menuturkan bahwa untuk simple sebelumnya yang 18 simple, sudah keluar hasilnya dan semua negatif, untuk simple hari ini semua HPR di Kecamatan terkecuali Poto Tano.


“Ada juga 3 simple kasus gigitan yang di kirim ke Denpasar semoga hari ini keluar hasilnya. Karna rata-rata kasus gigitan, anjingnya terprovokasi,” katanya.


Ia menguraikan bahwa yang sudah di vaksinasi ada sekitar 144 ekor dengan rincian 83 anjing, 61 kucing dan kera 3 ekor. Jadi pihaknya telah menjadwal di semua Kantor Kecamatan hewan untuk terus berlanjut proses vaksinasi dengan target yang divaksinasi sampai 4500, karna pihaknya mempunyai stok vaksin sebanyak 4500.


Dia mengatakan kenapa sebelum lemah vaksinasi karna sedang pengadaan vaksinasi dan sekarang stok vaksin sudah memadai di mengintruksikan ke staff Kecamatan Puskeswan untuk turun langsung ke lapangan.


“Nantinya apabila proses vaksinasi masih di rasa kurang maka akan melakukan door to door kesetiap rumah warga yang memiliki hewan peliharaan baik itu kucing, anjing dan kera,” ungkapnya.


“Karna yang banyak di KSB itu kucing, maka pihaknya memiliki target agar HPR yang akan di vaksinasi senanyak 4500 dan diselesaikan untuk tahun ini,” tutupnya. (Ibrahim)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © lintasntb.com | Newsphere by AF themes.