Santri Pondok Pesantren Himmatul Umma Di Pulangkan

Share and Enjoy !

SUMBAWA BARAT – Akibat di guyuran hujan lebat dengan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Brang Rea akibatnya air sungai sudah masuk setinggi lutut orang dewasa.


Di Brang Rea banjir melanda Desa Tepas, Desa Beru dan Desa Sapugara Bree, sementara di Kecamatan Taliwang banjir masuk ke bantaran sungai Kelurahan Sampir, bantaran Kelurahan Bugis dan Kuang.


Banjir juga mengakibatkan sebagian rumah warga yang berada di bantaran sungai moteng ikut terendam air. Banjir juga mengakibatkan satu buah jembatan putus satu tiang listrik milik PLN yang berada disamping jembatan tersebut hampir roboh dibawa derasnya air. 


Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Sumbawa Barat Syaiful Arif yang turun langsung memantau lokasi banjir bandang mengatakan, ada bebeapa tempat yang cukup menghawatirkan akibat banjir seperti di Desa Seloto Kecamatan Taliwang, banjir juga menggenangi ruas jalan masuk menuju Desa Bangkat Monte dimana akses masuk ke Desa tersebut jembatannya putus diterjang banjir bandang.


Lebih lanjut Arif mengatakan, ia bersama stafnya yang turun ke lokasi banjir guna mendata warga yang terkena dampak banjir bandang dan kerugian yang dialami warga akibat banjir.


“Saat ini BPBD Sumbawa Barat fokus melakukan pendataan warga yang terkena dampak banjir bandang, biar nanti pemerintah segera mengalokasikan bantuan kepada warga,” ujarnya.


Ia juga mengatakan bahwa kondisi listrik mati, tapi rata-rata rumah yang ada di bantaran sungai yang terdampak, ada 6 titik air yang menggenani jalan dan tidak bisa dilalui sepeda motor yaitu di depan SDN Bree, lapangan Sapugara, simpang Sapugara Seminar Salit, depan SMPN 1 Brang Rea, depan Polsek Brang Rea dan Depan SDN 2 Tepas.


Santri pondok Pesantren Himmatul Ummah di pulangkan ke rumah orang tua masing-masing, karena asramanya tergenang air. “Barusan saya ketemu sama beberapa santri yang jalan kaki untuk pulang ke rumahnya yang ada di Desa Beru,” tuturnya.


“Tapi alhamdulillah airnya sekarang sudah mulai surut dan mudah-mudahan hujan berhenti total,” tutupnya. (Ibrahim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *