Bupati saksikan pencanangan ZI Di Kecamatan Maluk

Share and Enjoy !

SUMBAWA BARAT – Bupati Sumbawa Barat Dr.Ir.H.W.Musyafirin, M.M. menyaksikan pencanangan Zona Integritas di Kecamatan Maluk. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh ASN Lingkup Kecamatan Maluk sampai dengan tingkat Desa yaitu Desa maluk, Mantun, Pasir Putih, Bukit Damai, benete. Pada Jumat, 10 Mei 2019)


Hadir dalam Kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, ST, Sekretaris Daerah, Kapolres Sumbawa Barat, Dandim 1628/SB, Asisten Administrasi umum dan Aparatur dan Kepala Bagian Humas dan Protokol.


Bupati Sumbawa Barat dalam sambutannya menyampaikan bahwa moment ini menjadi sangat istimewa karena dalam bulan ramadhan ini, ikhtiar yang diupayakan akan mendapat barokah dari Allah.


Pencanangan Zona Integritas (Zi) berlaku bagi seluruh ASN, baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non PNS (Pegawai kontrak, honorer, PTT dan yang sejenisnya). Pencanangan Zona Integritas ini baik untuk peningkatan kualitas bagi pribadi ASN maupun seluruh masyarakat yang dilayani.


Bupati mengingatkan bahwa di kecamatan Maluk sedang ada kegiatan berskala internasional yaitu pembangunan industri smelter dan turunannya. Aktivitas ini akan banyak membutuhkan pelayanan publik. Misalnya dalam hal pembebasan lahan, dan pengurusan surat-surat yang berkaitan dengan kepemilikan atas tanah dan bangunan. Aktivitas pelayanan publik ini rentan dengan praktik pungli dan korupsi. Oleh karena itu dengan adanya Zona Integritas ASN akan memiliki integritas, tidak tergoda untuk melakukan korupsi serta akan mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.


Lebih lanjut Bupati memberikan resep kepada para ASN di Kecamatan Maluk untuk bisa menjadi ASN yang bersih dan melayani, yaitu dengan membalik paradigma. “Bagaimana seandainya ASN menempati posisi masyarakat dan masyarakat yang menempati posisi ASN? Hal ini diresapi dan direnungkan sehingga ASN akan bisa memahami betapa sulitnya mengantri menunggu pelayanan, betapa lelahnya masyarakat datang ke kantor untuk mendapatkan pelayanan. Jika kita sudah bisa menyelami kepentingan masing-masing insya Allah kita akan terdorong untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutup Bupati. (Ibrahim/humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *