Ponpes Nahdlatul Abror Nyangget Mataram Santuni Yatim, Dhuafa dan Lansia

Share and Enjoy !

MATARAM – Keluarga besar Pondok Pesantren Nahdlatul Abror Nahdlatul Wathan (NW) Nyangget Mataram menggelar Buka Bersama skaligus Santunan Yatim, Kaum Dhuafa dan Lansia pada, Kamis (30/5) di halaman Ponpes.

Almukarraom TGH Jamiluddin Azha selaku dewan Penasehat Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan Nusa Tenggara Barat (PWNW NTB) sakaligus penggagas seluruh Madrasah NW yangg ada diKota Mataram Hadir memberi Tausiyah Ramadhan.

 “Tradisi berbagi dan terus bersilaturrahim pada 10 akhir bulan ramadhan merupakan ajaran Almagfurulah Maulanasyaikh Pahlawan Nasional. TGKHM Zainuddin Abdul Majid yang harus terus menerus kita jaga dan pelihara karena dengan begitu insyaAllah seluruh amal sholah kita dibulan ramadhan ini akan menjadi lebih sempurna,” ungkapnya.

Tuan Guru Jamil sapaan akrabnya menambahkan bahwa berbagi bersama anak yatim, dhuafa dan para Lansia mempunyai banyak keutamaan dalam ajaran Islam.

Sementara Ketua Yayasan H. Irzani menyampaikan bahwa kegiatan berbagi dengan yatim, dhuafa dan para Lansia di Ponpes Nahdlatur Abror NW Nyangget merupakan kegiatan tahunan yang menjadi kebiasaan di ponpes ini.

 “Tahun ini merupakan tahun ke-5 kita melaksanakan kegiatan berbagi seperti ini,
Perlu diketahui bahwa madrasah atau ponpes Nahdlatur Abror NW nyangget ini adalah madrasah yang paling muda di Kota Mataram,” ujar H. Irzani.

Ponpes Nahdlatur Abror NW nyangget ini didirikan pada tahun 2009 dan beroperasi tahun 2010 terdiri dari RA NW,  MI NW dan majlis Taklim NW.  walaupun demikian eksistensinya di kota Mataram alhamdulillah cukup bagus, Jumlah Madrasah NW Pancor di Kota Mataram ini ada 18 buah terdiri dari MI,  MTs,  MA dan SMA sementara RA/TK NW ada 8 buah.

 H. Irzani menginformasikan bahwa tahun ini ponpes tersebut akan membuka SMP Islam NW dan disusul PA dan Rumah Tahfiz Qur’an menyusul selesainya  Gedung Lantai 3 yang baru dibangun tahun ini, ia meminta doa kepada para masyarakat dan jamaah yang hadir untuk kelancaran ikhtiarnya ini.

“InsyaAllah kedepan dengan semangat yakni,  ikhlas,  istiqomah dan sabar ponpes ini walaupun paling muda diantara ponpes NW yang lain kedepan akan menjadi ponpes NW alternatif yang mengedepankan semangat ahklaqul karimah dan etika diatas ilmu pengetahuan. Semuanya atas arahan dan bimbingan Guru besar kita bapak TGB.  Dr.  KH.  Muhammad Zainul Majdi,” tutupnya. (Cand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *