Malaysia Sambut Baik Program Beasiswa Luar Negeri Pemprov NTB

Share and Enjoy !

MATARAM – Pemerintah Malaysia melalui Kementerian Pendidikan Malaysia dan Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia di Jakarta menyambut baik program beasiswa luar negeri Pemprov NTB, terutama ke Malaysia.

Selain mampu meningkatkan sumber daya manusia di NTB, kerjasama pendidikan yang terjadi juga membawa potensi bagi promosi pariwisata Lombok dan Sumbawa di NTB.

“Ini memudahkan bagi warga NTB yang ingin melanjutkan pendidikan di Malaysia, dan juga sebaliknya dari Malaysia juga akan banyak keluarga yang berwisata ke Lombok. Sehingga dua-duanya mendapatkan manfaat dalam kerjasama bangsa serumpun,” kata Ketua Eksekutif Majelis Peperiksaan (Dewan Penguji).

Kementerian Pendidikan Malaysia, Tuan Haji Mohd Fauzi Bin Datuk Haji Mohd Kassim, Sabtu (13/7) dalam jumpa pers di Kantor Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB di Mataram.

Perwakilan Kementerian Pendidikan Malaysia bersama pejabat bidang Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, berkunjung ke LPP NTB untuk memantau penyelenggaraan ujian Malaysian University English Test (MUET) untuk 152 orang penerima program beasiswa luar negeri Pemprov NTB yang akan berangkat ke Malaysia.

Mohd Fauzi menjelaskan, MUET merupakan salah satu prasyarat untuk bisa masuk ke Universitas di Malaysia, selain IELTS dan TOEFL. Piagam kelulusan MUET dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Malaysia.

MUET yang mengedepankan empat komponen yakni speaking, reading, listening, writing, ini sudah terselenggara sejak 20 tahun terakhir.

Tahun 2019 ini, Kementerian Pendidikan Malaysia untuk pertama kalinya menyelenggarakan MUET di luar Malaysia. Indonesia menjadi negara pertama di mana MUET dilaksanakan di luar negara Malaysia.

MUET di Indonesia terselenggara berkat kerajasama Education Malaysia Indonesia (EMI), Kementerian Pendidikan Malaysia bersama Majlis Peperiksaan Malaysia (MPM), Kementerian Pendidikan Malaysia dan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP), Nusa Tenggara Barat.

MUET pertama kali di Indonesia dilaksanakan di Jakarta pada 26 hingga 29 Juni 2019, dan MUET kedua dilaksanakan di Mataram, Lombok pada 10 hingga 13 Juli 2019.

“2019 ini merupakan sejarah, di mana MUET dilaksanakan di luar negara. Kami berterimakasih pada Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia, dan juga pada Pemerintah Provinsi NTB,” katanya.

Menurutnya, kehadiran MUET di Indonesia dilakukan untuk mempermudah generasi muda Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke Malaysia.

Wakil Ketua Pengarah Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Malaysia, Prof Dr Mohd Cairul Iqbal Bin Mohd Amin mengatakan, Kementerian Pendidikan Malaysia mengapresiasi Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia dan juga Pemerintah Provinsi NTB.

“Kami berterima kasih kepada Gubernur (NTB) yang telah memilih Malaysia sebagai tujuan pendidikan tinggi untuk mahasiswa dari NTB,” katanya.

Ia memaparkan, Malaysia memiliki banyak Universitas berkualitas internasional yan masuk dalam 200 Universitas terbaik di dunia. Satu universitas disana juga masuk sebagai 100 Universitas terbaik di dunia pada urutan ke 70.

Mohd Cairul Iqbal menekankan, Malaysia juga memiliki sebuah Universitas yang sangat sesuai dengan pengembangan kepulauan seperti Bali, Lombok, dan Sumbawa.

“Saya ingin highligth satu universitas Malaysia yang sangat sesuai dengan kepulauan Bali, Lombok dan Sumbawa. Universitas Malaysia Trengganu yang fokus pada marine science (Ilmu kelautan),” katanya.

Menurutnya, bidang pendidikan marine science akan sangat berkaitan dengan wilayah kepulauan.

“Saya pikir mahasiswa Lombok dan Sumbawa bisa memanfaatkan dalam bidang science ini,” katanya. (Amrin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *