Rab. Apr 14th, 2021

LINTASNTB

Dari NTB Untuk Dunia

Dandim 1628/SB Harapkan Semua Pihak Bersinergi Untuk Turunkan Pelanggaran Lalin

2 min read
Dandim 1628/SB Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Gatarin 2019

Sumbawa Barat – Dandim 1628/SB Letkol Czi Eddy Oswaronto, ST memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Gatarin Tahun 2019 yang diselenggarakan di lapangan Mapolres KSB, Selasa (22/10).

Apel gelar pasukan operasi zebra gatarin tahun 2019 dipimpin langsung Dandim 1628 Sumbawa Barat diikuti Wakapolres Sumbawa Barat Kompol Teungku Ardiansyah SH, anggota kepolisian jajaran Polres Sumbawa Barat, anggota Kodim 1628/SB dan Dinas Perhubungan. 
Seusai mengambil apel, Dandim 1628/ SB dalam wawancaranya dengan awak media menyampaikan apel gelar pasukan operasi keselamatan gatarin 2019 dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personil dan sarana prasarana operasi agar operasi ini berjalan aman dan lancar.
“Operasi gatarin ini setiap tahun kita laksanakan untuk menciptakan kondisi yang normal dalam berlalu lintas” ujar Eddy Sapaan akrab Dandim 1628/SB.
Dalam apel operasi zebra gatarin ini Dandim 1628/SB membacakan amanat Kapolda NTB dan beberapa penekanan kepada para peserta upacara antara lain, apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka mengawali pelaksanaan Ops zebra tahun 2019 yang akan digelar mulai tanggal 23 Oktober sampai 05 November 2019.
Dijelaskannya, Data jumlah laka lantas pada pelaksanaan ops zebra tahun 2018 sejumlah 2.097 mengalami penurunan sejumlah 863 kasus dibandingkan pada periode 2017, Guna mengatasi permasalahan lalu lintas, perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi Kamseltibcar lantas dengan memperdayakan stakeholder agar dapat mengambil langkah komprehensif dan menyelesaikan permasalahan,” tegas Dandim.
Dandim berharap kepada seluruh stakeholder agar mampu mempersiapkan langkah antisipasi taktis maupun teknis agar potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas bisa diminimalisir sehingga tercipta kemseltibcarlanta.
Selain itu pula, Dandim 1628/ SB berpesan agar seluruh pemangku kepentingan terkait bersinergi untuk mencari akar permasalahan dan menemukan solusi yang tepat sehingga dapat merubah masyarakat menjadi sadar dan taat hukum berlalu lintas sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan Angkutan Jalan,” terang Eddy Oswaronto. 
Adapun sasaran operasi keselamatan yang menjadi prioritas antara lain menggunakan handphone saat mengemudi, tidak menggunakan safety belt, melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaran dibawah pengaruh alkohol/Miras/Narkoba, mengemudi kendaraan dibawah umur, melebihi batas kecepatan maksimal dan menggunakan bahu jalan bukan peruntukannya. 
Setelah itu, menutup apel operasi zebra gatarin Dandim 1628 Sumbawa Barat menekankan agar dalam pelaksanaan tugas pelihara dan jaga kesehatan, utamakan keselamatan dalam tugas, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab, Atasan agar melakukan pengawasan secara berlapis dan berjenjang,” tutup Dandim 1628 Sumbawa Barat. (LNG05)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © lintasntb.com | Newsphere by AF themes.