Cenderung Meningkat, BNN KSB Rehabilitasi 44 Pengguna Narkoba

Share and Enjoy !

Kepala BNN KSB Saat Menyampaikan Capaiannya Di Tahun 2019
Sumbawa Barat – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumbawa Barat pada Kamis, (5/12) telah menyampaikan hasil capaiannya selama satu tahun di 2019 di mulai dari pencegahan dan rehabilitasi.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala BNN KSB AKBP. Cheppy Ahmad Hidayat, S. Ag saat konferensi Perss BNN dengan awak media. Dia memaparkan kegiatan yang dilaksanakan dari Januar sampai Desember yang menggunakan anggaran Dipa dan non Dipa.
Ia menyampaikan laporan dari masing-masing Kasubag dan Kasi yang ada di BNN KSB, Dia mengatakan, Untuk Kasubagnya sudah banyak kegiatan yang dilakukan seperti pembinaan rohani, cek pelayanan kesehatan pegawai BNN sebanyak 12 kali, ada juga pembinaan jasmani pegawai dan pembinaan kepegawaian.
Untuk seksi pencegahan, sudah melaksanakan sosialisasi ke lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat, supervisi advokasi, Talshow, kampanye hari Anti narkoba, insent konten, stiker dan baliho, sosialisasi melalui media, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan penggiat anti narkoba dan pemberdayaan pengiat di lingkungan.
Dia berharap dari pembuatan pengiat anti narkoba tersebut bisa menjadi perpanjangan BNN KSB baik di sekolah, Swasta, dunia kerja dan Pemerintah.
Lanjut Cheppy, seksi pencencegahannya  meliputi kegiatan sosialisasi di sekolah dan lingkungan masyarakat dengan cara sosialisasi mengunakan mobil keliling, pojok konseling dan kegiatan deteksi dini melalui tes urine  
Terakhir dia menerangkan, Pihaknya sudah melakukan rehabilitasi sebanyak 44 orang di 2019, Ini cenderung naik dibandingkan tahun 2018 sebanyak 33 orang.
Ia juga menuturkan, Usia yang mengunakan narkoba tersebut tergolong masih muda yakni usia 15-20 Tahun sebanyak 36 orang, usia 21-25 Tahun sebanyak 4 orang dan usia 26-40 ada 4 orang.
“Ini yang sudah kami catat, tidak menutup kemungkinan diatas umur diatas masih banyak yang menggunakan narkoba,” jelas Cheppy sapaan akrabnya.
Sementara itu, Untuk pengguna narkoba menurut pendidikan yakni dibangku Sekolah Dasar sebanyak 2 orang, SMP sebanyak 9 orang, SMA sebanyak 31 orang, S1 sebanyak 1 orang dan tidak sekolah 1 orang,” tutupnya. (LNG05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *