Bangun Komitmen Mewujudkan ODF dan STBM Di KLU

Share and Enjoy !

KLU – Lokarkarya kabupaten Lombok Utara dalam rangka membangun kembali komitmen menuju kabupaten ODF 2020 dan kabupaten STBM 2021 yang diselengarakan oleh PLAN International bersama pemerintah kabupaten Lombok Utara. Sebuah roadshow yang diselenggarakan di aula Bupati Lombok Utara pada hari rabu, 11 desember 2019 yang dihadiri oleh  Sekban Lombok Utara Yuni Kurniati Maisarah,S.Pt Ketua POKJA AMPL NTB dan Dompu serta pimpinan YPCII,PLAN International. Peserta roadshow Kepala Dinas, BPMD,Camat se KLU, Majelis  Kerama Desa, Pemerintah Desa.
ODF atau Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan atau kegiatan buah air besar di luar ruangan ketimbang di toilet. Orang-orang dapat memilih lapangan, semak, hutan, parit, jalan, bendungan dan ruang terbuka lainnya untuk buang air besar. Dan istilah STBM merupakan singkatan dari Sanitasi Total Berbasi Masyarakat menjadi topic inti dalam road show tersebut.
Seperti yang disampaikan PLAN International yang diwakili Dr Agustin Raintung mengungkapkan bahwa tujuan pelakasanaan Roadshow /Program SEHATI Extension adalah untuk mendapatkan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam pelaksanaan STBM, khususnya pasca gempa. Dan secara khusus memberikan pemahaman tentang tahapan pelaksanaan serta hasil yang diharapkan dari pelaksanaan program SEHATI Extension serta membangun komitmen.
Bupati Lombok Utara yang diwakili Sekretaris BAPPEDA Yuni Kurniati Maisarah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ODF 2020 perlu membangun komitmen bersama.
“ ODF 2020 bukan hanya berbicara sebatas ada jamban dan bagaimana mengelola sampah dan perlunya ada sabun, namun yang sangat perlu sekali adalah membangun komitmen bersama untuk membangun kualitas SDM di kabupaten Lombok Utara “ ungkap Yuni
Lebih jauh, Yuni mengungkapkan jangan pernah di anggap remeh terkait STBM, menurutnya STBM lebih penting dari membangun jalan atau sebuah jembatan. Jalan dan jembatan mempengaruhi ekonomi tapi STBM mempengaruhi bagaimana kita melahirkan generasi dan sumber daya manausia ( SDM ) yang lebih baik di Lombok Utara. 
“ Lombok Utara dari sisi kualitas SDM yang diukur dari salah satu indicator indeks pembangunan manusian ( IPM ) masih tertinggal, namun Lombok Utara jauh dari kegagalan.Salah satu indikasinya adalah data dimana dari tahun 2000 – 2015, IPM Kabupaten Lombok Utara meningkat 7.7 poin dan tertinggi di NTB dan akan ditargetkan ditahun 2018 akan sejajar dengan kabupaten Lombok Tengah, namun terjadi gempa “ ungkap Yuni
Diakhir acara dilakukan penandatangan komitmen bersama dengan seluruh PLAN International, Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, kepala SKPD, Camat, Kepala Desa dan Badan Krama Desa untuk mendukung komitmen Lombok Utara menuju kabupaten ODF Tahun 2020 dan mewujudkan kabupaten STBM tahun 2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *