HMS Buka Kejuaraan Tapak Suci, Dorong Kelahiran Atlet Berprestasi

Share and Enjoy !

Mataram – Daerah NTB ternyata menyimpan banyak potensi, para generasi muda NTB juga berpeluang untuk digembleng menjadi atlit-atlit berprestasi. Termasuk di cabang olahraga pencak silat. Ketua Umum Tapak Suci Wilayah XII NTB yang sekaligus Anggota DPR RI, H. M. Syafrudin, ST, MM berharap olahraga tapak suci bisa menjadi ajang lahirnya atlit berprestasi di kancah nasional.
“Saya meminta, kegiatan semacam ini bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi ditingkat nasional, bahkan internasional,” jelas HMS saat membuka secara resmi kejuaraan Tapak Suci Championship I Se-NTB, di Turide, Mataram, pada Sabtu, (21/12).
HMS menegaskan, saat ini semakin banyak anak muda dari NTB yang berprestasi di berbagai ajang berskala nasional maupun internasional. Untuk itu, dia mengutarakan dukungannya kepada generasi muda agar terus mengembangkan potensinya di cabang olahraga pencak silat.
Lanjut HMS, dengan dukungan berbagai pihak, cabang olahraga pencak silat bisa menjadi sumber prestasi bagi NTB. Hal ini pada gilirannya akan mendatangkan kebanggaan sebagai warga NTB.
Sementara itu ditempat yang sama, Syafril, M.PD, Wakil Ketua PW Muhammadiyah NTB, menegaskan bahwa kejuaraan tersebut merupakan ajang menjalin silaturahmi dan persaudaraan. 
“Kejuaraan ini agar kita saling mengenal. Bukan hanya mencari prestasi semata. Meningkatkan silaturahmi antar perguruan silat di NTB,” tuturnya.
Syafril juga mengapresiasi H. Muhammad Syafrudin yang kini menjadi Ketua Umum Tapak Suci Wilayah NTB. 
“Beliau sudah tiga periode menjadi anggota DPR RI dari NTB. Jadi Syafrudin yang jadi Ketua Umum adik-adik ini sudah tiga periode jadi Anggota DPR RI. Jadi nanti kebijakan bisa kita komunikasikan sama beliau,” tegasnya.
Sementara itu, Pendekar Utama (PUA) Tapak Suci, , H. M. Shiddiq, SP, menyampaikan selamat kepada H. M. Syafrudin, selaku pendekar kepala yang telah bersedia memimpin Tapak Suci di NTB.
“Sekali lagi saya ucapkan selamat. Sungguh sebuah kehormatan bagi keluarga besar tapak suci NTB, dengan bersedianya bang Rudy Mbojo, nama populer beliau untuk memimpin,” ujarnya.
Menurut Shiddiq, ia telah mengenal Rudy sejak era reformasi 1998. “Di Jakarta ketika itu sedang giat-giatnya reformasi. Kita berada di markas yang sama untuk melakukan aktivitas itu,” kenang Shiddiq.
Ia pun berharap agar Tapak Suci Putera Muhammadiyah bisa terus dibina, diawasi dan diberikan bantuan guna mendukung berbagai kegiatannya. (LNG05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *