Dikbud KSB Siapkan Pelaksanaan UN, Siswa Diharapkan Belajar Dengan Sungguh-sungguh

Dikbud KSB Siapkan Pelaksanaan UN, Siswa Diharapkan Belajar Dengan Sungguh-sungguh

Share and Enjoy !

Dikbud KSB Siapkan Pelaksanaan UN, Siswa Diharapkan Belajar Dengan Sungguh-sungguh

Sumbawa Barat – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat telah menjadwalkan pelaksanaan ujian nasional di KSB dilakukan pada tanggal 20-23 April 2020 untuk sekolah menengah pertama (SMP).

Ditemui diruang kerjanya, pada Rabu, (11/3), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, Drs. Mukhlis, M. Si mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan ujian nasional ada beberapa tahapan ujian yang harus dilalui oleh siswa.

Pertama ujian sekolah yang sudah ditetapkan secara serempak bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yakni pada tanggal 1 sampai 4 April dilakukan ujian praktek, Kedua tanggal 6 – 13 April dilaksanakan ujian lisan dan tulisan, terkahir ujian nasional pada tanggal 20 sampai 23 April 2020.

Ia juga menjelaskan, Tahun ini ada perubahan dalam pelaksanaan ujian, Kalau pada tahun lalu ada ujian sekolah, ujian sekolah berstandard nasional (USBN) barulah ujian nasional (UN), Namun untuk tahun ini USBN dipangkas berdasarkan Permendikbud nomor 5 Tahun 2020, Sehingga yang ada hanya ujian sekolah dan ujian nasional.

Siswa SMP yang mengikuti ujian tahun ini sekitar 2067 siswa yang masuk dalam daftar nominasi tetap peserta ujian (DNT). Sebelum dikeluarkan DNT dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terlebih dahulu Dinas mengeluarkan daftar nominasi sementara (DNS) yang diberikan ke sekolah-sekolah untuk mengkroscek kembali identitas siswa agar tidak terjadi kesalahan saat mencetak SKHU.

Ia juga menuturkan, Berdasarkan pantauan, Siswa yang ada disekolah masing-masing sudah diberikan pembekalan dan pengayaan, Hampir semua sekolah sudah memberikan pembekalan kepada siswa.

“Saya berharap agar siswa-siswi bisa belajar dengan sungguh-sungguh agar hasilnya memuaskan siswa,” katanya.

Lanjut Mukhlis, Ia mengungkapkan, Berdasarkan aturan dari Permendikbud nomor 43 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan ujian sekolah oleh satuan pendidikan bagi sekolah dasar. Maka dari itu yang ada hanyalah ujian sekolah oleh satuan pendidikan yang diuji oleh guru.

“Sehingga berdasarkan Permendikbud tersebut sekolah dasar berkemas secara mandiri untuk menyiapkan bahan ujian,” tuturnya.

Ia berharap, Semua mata pelajaran yang diujikan agar digali secara utuh tentang kompetensi siswa.

“Kami dari Dinas tetap memantau dan mengendalikan sekolah dari monitoring dan evaluasi,” ujarnya.

Kebijakan ujian sekolah yang berstandar nasional untuk Sekolah Dasar mulai tahun ini ditiadakan, Yang ada hanya ujian sekolah yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan secara mandiri.

“Untuk siswa yang mengikuti ujian sekolah di satuan pendidikan se KSB, Ada sekitar 3000 siswa,” tutupnya. (LNG05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *