Penyuluh Agama Hindu, Adakan Kegiatan Kemah Di Lombok Utara

Penyuluh Agama Hindu, Adakan Kegiatan Kemah Di Lombok Utara

Share and Enjoy !

Lombok Utara – Plt Kanwil Kemenag Prov. NTB H. Muhammad Amin membuka kegiatan Kemah Bhakti Penyuluh Non Agama Hindu Di Kabupaten Lombok Utara Tahun 2020. Hadir dalam acara pembukaan tersebut plt Kanwil Kemenag Prov. NTB H. Muhammad Amin, Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Prov. NTB I Wayan Widra, Sag,M.Pd.H, Polres Lotara, TNI, Kemenag KLU, Tokoh Agama dan Masyarakat Hindu. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Batu Ringgit Kec. Gangga KLU selama 3 hari mulai tanggal 12 s.d 14 maret 2020 yang diikuti oleh 70 penyuluh agama hindu non PNS se NTB.
Ketua Panita Dewa Ketut Mertayasa,S.Ag,M.I.Kom dalam sambutannya mengungkapkan tujuan kegiatan.

“ Kami dari panitia menyelenggarakan kegiatan Kemah Penyuluh Agama Non PNS khusus agama hindu dengan bertujuan sebagai bahan evaluasi dan juga sebagai wahan penguatan Karakter stitapradnya – jagrascaru bagi penyuluh non agama hindu untuk mewujudkan masyarakat hindu ntb yang gemilang, sesuai dengan tujuan dari provinsi NTB “ ungkap Mertayasa.

Kabid Bimas Islam sekaligus Plt Kanwil Kemenag Prov. NTB H.Muhammad Amin dalam sambutannya mengungkapkan terkait empat fungsi penyuluh agama.

“ Ada Empat fungsinya penyuluh yang harus diketaui dan dipedomani yaitu yang pertama fungsi penyuluh sebagai informative, sebagai penyampai informasi keagamaan yang baik dan benar. Untuk itu seorang penyuluh di tuntut untuk harus menguasai banyak ilmu khususnya ilmu agama hindu. Fungsi yang kedua sebagai konsultatif yaitu tempat bertanya masyarakat.Khusunya masyarakat yang masih kurang faham dan tidak mengetahui tentang agama, maka dipenyuluhlah mereka untuk bertanya,Fungsi ketiga penyuluh sebagai advokasi yaitu melindungi, menjaga, melihara faham masyarakat dari faham yang bisa meracuni faham ajaran agama. Dan Fungsi keempat edukasi yaitu menjadi guru bagi masyarakat atau umat hindu dimana para penyuluh bertugas sehingga sebagai fungsi edukasi, penyuluh agama itu menjadi contoh, teladan bagi masyarakat …” ungkap H. Muhammad Amin.

Direncanakan selama 3 ( tiga ) hari kegiatan dengan berbagai macam kegiatan yang akan disampaikan oleh beberapa narasumber baik dari Dandim 1606/Lombok Barat serta dari unsur terkait. Kegiatan pembukaan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh plt Kanwil Kemenag Prov NTB serta dilanjutkan penanaman pohon didalam komplek Pura Desa Sila Sedana Banjar Dharma Susila Dusun Batu Ringgit Desa Selelos Kec. Gangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *