Sel. Mei 26th, 2020

LINTASNTB

Dari NTB Untuk Dunia

Pondok Tahfiz Darul Qur’an , Butuh Bantuan Dana Pembangunan

2 min read

Dengan semakin majunya perkembangan dunia dan teknologi dewasa ini membuat para orang tua dan masyarakat sangat memperhatikan akan pendidikan anak – anaknya. Anak – anak yang merupakan buah hati yang akan meneruskan masa depan keluarga perlu mendapatkan pendidikan yang baik, bermutu dan bisa menjadi generasi yang berakhlakul karimah apalalagi bisa serta mampu menguasai agama dan menjadi para pencinta Al-Qur’an.

Dengan kondisi seperti ini, Tgh Sami’an Abdullah dan Ust Muhammad Adnan mendirikan pondok tahfiz Darul Qur’an yang di khususkan untuk mendidik dan mencetak para tahfiz dan penghafal Qur’an. Lokasi pondok ini di Dusun Repok Nyerot Desa Nyerot Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah dengan letak strategis dan mudah dijangkau.

Ditanya program, Ust Muhammad Adnan pada hari Jum’at 13 Maret 2020, Kepada wartawan Ust Muhammad Adnan mengungkapkan untuk mencetak para tahfiz.

“ Kami disini mendidik anak – anak sejak mulai belajar Iqra, masih duduk bangku SD dan sekarang kami memiliki sekolah yaitu SMP Islam Tahfiz yang fokus belajar tentang Al-Qur’an, menghafal Qur’an. Bagi masyarakat atau orang tua yang menginginkannya anak – anaknya menjadi penghafal Qur’an bisa memasukan anaknya diisni. Dan alhamdulillah santri kami tiap tahun terus meningkat seiring semakin banyak santri yang datang belajar, ada yang sudah mencapai tingkat hafalannya sampai 30 Juz dan baru duduk di bangku kelas 2 SMP, ada yang 20 juz, 10 juz dan ada yang baru datang dan mulai belajar “ Ungkap Ust Adnan.

Pondok yang berdiri sejak tahun 2017 yang awalnya merupakan pusat pendidikan non formal yang mendidik dan mengasuh anak – anak untuk belajar. Seiring dengan waktu dan untuk mendapatkan dan menghasilkan para santri yang berkualitas, maka Ust Muhammad Adnan dengan bersama masyarakat mendirikan pondok Tahfiz Darul Qur’an ditanah milik keluarga dan sangat didukung oleh masyarakat serta pemerintah daerah. Perayaan tasyakuran atas hafalan para santri pertama kali di hadiri oleh Wakil Bupati Lombok Tengah dan pemerintah langsung memberikan bantuan dan pemerintah sangat mendukung program pondok ini.

Untuk saat ini, Pembina serta pengasuh Pondok Ust Muhammad Adnan masih terkendala dengan tempat mondok, karena setiap tahun jumlah santri yang datang menimba ilmu dan belajar semakin meningkat sehingga untuk sementara terpaksa di titipkan di rumah warga. Kendala inilah yang masih dirasakan oleh Ust Muhammad Adnan. Saat ini, dirinya sangat mengharapkan kepada para donator, penyumbang dan para darmawan untuk bisa memberikan dan menyisihkan rizkinya untuk membangun dan menyelesaikan pembangunan pondok dan mushola sedang dan sedang dibangun namun masih membutuhkan dana.
Kepada Wartawan, ust Muhammad Adnan meminta bantuan untuk bisa menyampaikan kepada seluruh masyarakat dimana pun berada untuk bisa membantu pembangunan pondoknya. Karena setiap tahun, jumlah santri yang belajar semakin meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © lintasntb.com | Newsphere by AF themes.