Pemda KSB Himbau Sekolah Tetap Masuk

Pemda KSB Himbau Sekolah Tetap Masuk

Share and Enjoy !

Sumbawa Barat – Berdasarkan hasil rapat, pada Minggu malam, (15/3) Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam menyikapi virus Corona mengambil langkah agar sekolah yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat tidak diliburkan.

Hal ini disampaikan Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin MM saat rapat terbatas dengan Forkompinda di central. Bupati menjelaskan bahwa dirinya sudah sering melakukan sosialisasi terhadap virus Corona.

“Mulai di acara kawinan, sunatan, rapat koordinasi, semua tempat, Saya sering sampaikan ke masyarakat terhadap antisipasi virus Corona,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan KSB, H. Tuwuh, S. AP menjelaskan, Virus Corona tersebut tidak bertahan lama hidup di udara, virus itu bertahan sampai 7 jam di udara. Ada banyak media penyebaran virus ini yakni bersentuhan langsung dengan pengidapnya.

Ia menceritakan cara pencegahan virus ini, yaitu bagi yang batuk pilek wajib menggunakan masker, Bagi yang terjangkit segera ke rumah sakit, menerapkan pilar Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) olahraga, banyak mengkonsumsi buah, tidak merokok dan jangan mendekati yang terkena virus Corona.

Sampai hari ini, Lanjut H. Tuwuh, Dinas Kesehatan sudah melakukan pemantauan kepada warga KSB sebanyak 15 orang. 15 orang ini semua negatif tidak terjangkit virus, Orang ini diperkirakan baru pulang dari luar negeri. Dan saat ini masih ada lima orang lagi dalam pemantauan.

Dia meminta kepada masyarakat KSB, Untuk melaporkan secepatnya bila ada orang yang baru pulang dari luar negeri.

Direktur RSUD As-Syifa melalui Kabid Penunjang Medik dan Sarana, Ns. Indra Alamsyah, S. Kep., M. Si mengatakan dalam rapat tersebut dirinya sudah beritahukan oleh Direktur bahwa RSUD As-Syifa dijadikan sebagai Rumah Sakit rujukan pasien Corona.

“Kami sudah melakukan upaya-upaya identifikasi pasien saspek Corona. Kami juga sudah melakukan pengemasan sebanyak 2. 227 APD. Sehingga pasien dan petugas kesehatan bisa memanfaatkan paket APD ini,” tuturnya.

Adapun alat pelindung diri yaitu baju caper, masker biasa, masker panjang, sepatu butt, hand Homs steril, hands bums steril dan kaca mata puber.

Ia juga mengatakan, Pihaknya di rumah sakit sudah memiliki 3 ruangan isolasi untuk saspek Corona.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono S. Ik., MH meminta masyarakat jangan panik, terapkan gerakan masyarakat hidup sehat (germas) agar penyebaran virus ini terhambat.

Lakukanlah gotong royong dengan cara membersihkan tempat fasilitas umum, fasilitas sekolah dan tempat ibadah.

Wakil Bupati KSB Fud Syaifuddin, ST meminta agar tempat hiburan malam untuk ditutup sementara. “Dikes segera tes kesehatan semua orang yang ada di tempat hiburan malam,” katanya.

Ia meminta Kapolres dan Dishub agar pintu masuk ke KSB diperketat. Ditambah lagi hotel agar memasang deteksi suhu.

Dia juga meminta Kepala Sekolah untuk mengajarkan program STBM ke anak-anak dengan fasilitas penunjangnya, termasuk juga kantor Kecamatan, Kantor Kelurahan dan kantor Desa.

Bupati menyampaikan kesimpulan dalam rapat terbatas tersebut yaitu, Berdasarkan pertimbangan dari Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dan semua pihak, Maka semua sekolah di KSB tidak diliburkan.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM, Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin, ST, Ketua DPRD KSB, Kaharuddin Umar, Sekretaris Daerah, Abdul Aziz, SH MH, Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono S. Ik., MH, Dandim 1628/SB Letkol Czi. Eddy Oswaronto, ST, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat Nursirwan Syahrul SH MH, Kepala Badan, Kepala Dinas, Camat, Camat se KSB. (LNG05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *