Jum. Apr 3rd, 2020

LINTASNTB

Dari NTB Untuk Dunia

Indikasi Penjualan Aset Daerah, Polres KSB Lakukan Penyelidikan

1 min read

Sumbawa Barat – Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa Barat tengah menyelidiki kasus indikasi penjualan tanah yang merupakan aset tak bergerak milik pemda.

Bentuk penyelidikan tersebut, polisi telah memanggil sejumlah oknum yang diduga terlibat dalam skandal itu.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono S. IK., MH melalui Kasat Reskrim AKP Afrijal S. IK yang di konfirmasi media, pada Selasa (24/3) pagi tadi mengatakan bahwa pihaknya mengattensi kasus ini terlebih telah melakukan pemanggilan.

Nah, mereka yang telah di panggil berkaitan dengan kasus itu, Kabag Aset selaku pelapor yang di amanatkan oleh Pemda KSB. Selanjutnya, oknum berinisial AT, ZE, delapan orang pembeli tanah dan penjabat Plh Kades Benete 2012.

“Mereka sudah kita panggil dan memberi klarifikasi,” ungkap Kasat Reskrim.

Agar aset ini terang benderang, pihaknya telah melayangkan surat kepada Bupati Sumbawa Barat dan meminta keterangan panitia pengadaan tanah di agendakan hari ini. Akan tetapi, pihak panitia pengadaan tidak hadir. Sehingga, polisi mengatur ulang jadwal pemanggilan.

“Kita jadwal ulang. Karena keterangan dari panitia kita butuh untuk mengklarifikasi pengadaan,” bebernya.

Tidak sampai disitu, polisi juga berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) wilayah kerja Sumbawa Barat terkait dikeluarkannya sertifikat tanah yang dimaksud.

“Intinya, Dalam penyelidikan dan semua berproses,” tutup AKP Afrijal. (LNG05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © PT. LIntas Nustra Group | Newsphere by AF themes.