DPRD KSB Berikan Penghargaan Kepada Tim Medis

Share and Enjoy !

Sumbawa Barat – Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat yang terbagi dalam 3 (tiga) Tim yaitu Tim A yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kaharuddin Umar, Tim B yang dipimpin oleh Wakil Ketua II Merliza, S.Sos.I.,M.M dan Tim C yang dipimpin oleh Wakil Ketua I Abidin Nasar, SP.,MP, melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau Posko Pencegahan dan Penanganan Covid_19 yang ada di RSUD Asy-Syifa dan Posko-posko yang ada di Puskesmas-puskesmas antara lain Puskesmas Taliwang, Puskesmas Brang Rea, Puskesmas Brang Ene, Puskesmas Poto Tano, Puskesmas Seteluk, Puskesmas Jereweh, Puskesmas Maluk dan Puskesmas Sekongkang.

Pada hari yang sama, ketiga Tim yang dibentuk melakukan rapat evaluasi hasil kunjungan dan menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi yakni, DPRD Kabupaten Sumbawa Barat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Medis yang dalam hal ini kami sebut sebagai “bhayangkara negara yang berada di garda terdepan” mereka berhadapan langsung dengan orang-orang yang terkatagori dalam OTG (Orang Tanpa Gejala), ODP (Orang Dalam Pemantauan), PDP (Pasien Dalam Pengawasan) hingga Pasien yang sudah dinyatakan Positif Covid-19. Mereka adalah yang paling beresiko tertular karena berhadapan langsung dengan pasien.

Penghargaan dan apresiasi juga disampaikan kepada para relawan non medis dari PMI, TAGANA, maupun perorangan yang dengan sukarela ambil bagian dalam upaya-upaya pencegahan misalnya melalui penyemprotan disinfektan di kantor-kantor, sekolah-sekolah, di pemukiman-pemukiman dan di fasilitas-fasilitas umum lainnya, termasuk di dalamnya melakukan upaya-upaya penyadaran akan urgensi dilakukannya social and fisical distancing dengan cara bekerja dan belajar dari rumah, menghindari keramaian dll, serta penerangan-penerangan menyangkut berbagai protocol isolasi dan proteksi mandiri agar terhindar dari terpapar covid_19.

Ketua DPRD KSB Kaharuddin Umar, Memberikan dukungan politik sekaligus dorongan kepada Pemerintah untuk mengambil langkah-langkah taktis (terutama sekali hal yang terkait dengan kebutuhan akan APD bagi tenaga medis) maupun regulative dalam rangka upaya meretas akselerasi pandemic covid-19 di Kabupaten Sumbawa Barat.

Ia juga meminta kepada Pemerintah Daerah melalui BPBD untuk melengkapi tiap-tiap Puskesmas / Posko dengan Tenda, Thermometer dan APD yang standard, Memberikan insentif tambahan bagi Tim Medis khususnya para Dokter dan Perawat dan bila dimungkinkan dengan anggaran yang tersedia kepada mereka diberikan jaminan asuransi jiwa selama masa Darurat Nasional Pandemi Covid-19 berlangsung.

Dia berharap kepada Pemerintah Daerah untuk membatasi dan memperketat arus keluar masuk barang dan manusia ke Kabupaten Sumbawa Barat, terutama wisatawan asing dan tenaga kerja asing yang berasal dari daerah / negara yang terpapar virus.

“Tidak kalah pentingnya juga mengawasi pergerakan nelayan-nelayan yang teridentifikasi berasal dari daerah terpapar (zona merah) yang merapat di pantai-pantai untuk menjual hasil tangkapannya,” jelasnya.

Pimpinan DPRD juga meminta kepada Management PT. AMNT untuk memberikan perhatian serius terhadap lalu lintas keluar masuk karyawan perusahaan yang berasal dari daerah yang terpapar termasuk TKA yang berasal dari negara-negara yang saat ini sedang dilanda pandemic Covid-19. (LNG05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *