Sen. Jul 13th, 2020

LINTASNTB

Dari NTB Untuk Dunia

Kapolresta Sidak Lagi ke Pasar Kebon Roek

2 min read

Mataram – Kapolresta Mataram, Kombes Pol Guntur Herditrianto bersama Dandim 1606/Lobar, Kolonel Czi Efrijon Krol mendatangi Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Kedatangan kedua pimpinan TNI-Polri ini untuk meninjau dan memastikan penerapan jaga jarak sosial distancing dan physical distancing di Pasar Kebon Roek. Karena sebelumnya petugas sudah mengatur lapak pedagang di halaman depan Pasar Kebon Roek.

‘’ Kita ingin pastikan lagi penerapan jaga jaraknya itu tetap dilaksanakan atau tidak. Tetap kita akan pantau pelaksanaannya. Alhamdulillah kesadaran masyarakat sudah kelihatan,’’ ungkap Kapolresta Mataram, Kombes Pol Guntur Herditrianto di Mataram, Sabtu (30/5/2020).


Dari pantauan Kapolresta Mataran. Pedagang menurutnya sudah mengikuti protokoler penanganan covid-19. Bagitu juga dengan pengunjung yang juga sudah melaksanakan. Mulai dari mencuci tangan saat akan masuk pasar. Kemudian juga yang tidak menggunakan masker tidak diizinkan masuk ke pasar.

‘’ Saya lihat tadi sudah 90 persen sudah mengikuti protokoler covid-19,’’ bebernya.


Kapolresta juga terlihat berbincang dengan Kepapa Pasar Kebon Roek. Dirinya meminta agar pengawasan terus dilakukan. Pengeras suara diminta terus digunakan memberikan himbauan kepada pedagang. Tak hanya itu, Kapolresta juga berbincang dengan pedagang. Polisi melati tiga ini ikut memasangkan masker kepada pedagang yang tidak menggunakan.

‘’ Kita ingin situasi seperti ini terus ditingkatkan,’’ katanya.


Dari kunjungannya itu, Guntur mengakui masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Seperti pengaturan pintu masuk dan pintu keluar Pasar Kebon Roek yang dianggap tidak teratur. Pintu masuk ada yang digunakan keluar oleh warga masyarakat. Begitu juga sebaliknya pintu keluar digunakan untuk masuk. Sehingga ada penumpukan pengunjung di dalam pasar.

‘’ Kalau untuk pengaturan jarak Alhamdulillah bisa diatur. Tapi ada kurangnya. Karena memang antara lokasi yang ada dengan pedagang tidak seimbang. Kita nanti akan tutup akses jalan yang masuk kesini. Supaya satu jalur dia nanti,’’ jelasnya.


Untuk penggunaan masker menurutnya sudah membaik dari sebelumnya. Dirinya memastikan pos terpadu yang ditempati TNI, Polri dan Satpol pp untuk mengawasi pedagang. Karena ada kehawatiran pedagang tidak mematuhi perintah petugas.

‘’ Personel berjaga dari jam 6 pagi sampai sore. Kita ingin masyarakat kita lebih menyadari lagi protokoler covid-19 ini,’’ tegasnya.


Secara keseluruhan giat pemantauan sosial distancing di Pasar Kebon Roek berjalan aman dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © lintasntb.com | Newsphere by AF themes.