Sen. Sep 28th, 2020

LINTASNTB

Dari NTB Untuk Dunia

Solat Subuh Keliling, Kapolres Lotim Sampaikan Konsep New Normal Ditengah Pandemi

2 min read

LINTAS NTB, Lombok Timur – Kapolres Lotim AKBP TUNGGUL SINATRIO S.I.K., M.H., melaksanakan Shalat subuh berjama’ah (masjid ke 108) dalam rangka silaturrahmi dan menyapa masyarakat secara langsung.

Kapolres Lotim mengawali arahan, dengan memperkenalkan diri kepada jama’ah Masjid Almuslimun Lingkungan Seruni, Kelurahan Selong, Kec. selong, Lombok Timur.

“Kita saat ini berada di dua dunia yaitu Dunia nyata dan Dunia Maya, dulu zaman Bapak-bapak sekalian hanya di Dunia nyata saja, namun dengan berkembangnya zaman dan Teknologi, ada namanya Media Sosial dan beberapa sarana lain , sehingga ke dua dunia ini harus bisa kita kelola dengan baik, terjadinya komplik bisa disebabkan dengan adanya media Sosial atau Dunia Maya” Jelas Kapolres.

Dalam penjelasannya Kapolres mencontohkan terkait banyaknya negara-negara diluar negara Indonesia yang dulunya makmur dan tentram seperti, Suriah, Irak, Libanon, Afghanistan, Mesir dan beberapa negara lainya, tapi karena provokasi dan berita-berta hoax dimedia sosial atau dunia maya sampai saat ini negara tersebut masih perang saudara.

“saat ini masyarakat di negaranya jangankan sholat berjamaah mau ambil air wudhu saja susah karna perang saudara yg diciptakan” kata Kapolres.

Sebagaimana yang kita ketahui, bukan hanya di Indonesia, dunia pun masih disibukkan dengan wabah covid 19. Sampai sekarang masih belum di temukan vaksin untuk virus ini. Setiap negara ataupun wilayah jelas memiliki strategi yanf berbeda-beda dalam menangani virus covid 19.

Menurut para pakar dengan mengunakan cara yang berbeda-berbeda antara lain : lockdown, PSBB, karantina mandiri, dan lain-lain.

Menurut Kapolres, setelah beberapa waktu cara-cara tersebut telah dilakukan namun oleh para pakar dinilai kurang efektif karna pertimbangan sosial, ekonomi, pembangunan dan sebagainya, sehingga saat ini para pakar di dunia saat ini menggagas konsep “Era New Normal live” yaitu di Indonesia diistilahkan sebagai Adaptasi Kebiasan Baru .

Konsep inilah yang saat ini digelorakan oleh seluruh umat di dunia. Dan negara-negara yg ada didunia ini pasti akan menyikapi konsep tersebut dengan cara atau teknis yang berbeda-berbeda.

“Saat ini di Indonesia dalam menyikapi konsep ini adalah dengan menggelorakan perlombaan Kampung Tangguh, mengapa kampung? Karna seluruh umat manusia yg ada didunia ini asal tinggalnya adalah di kampung-kampung bahkan di monas ibukota Jakarta juga namanya kampung supaya seluruh masyarakat berdasarkan wilayah disegala penjuru tanah air semuanya bisa ikut serta tanpa terkecuali” Jelas Kapolres.

Hadir dalam sholat subuh berjama’ah tersebut, Kapolres Lotim AKBP TUNGGUL SINATRIO,S.I.K.,M.H., Bktm kelurahan selong, toga Dan toma kelurahan selong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © lintasntb.com | Newsphere by AF themes.