BPJS : Masyarakat Kabupaten Bima Yang Terdaftar JKN-KIS Mencapai 84 Persen

BPJS : Masyarakat Kabupaten Bima Yang Terdaftar JKN-KIS Mencapai 84 Persen

Share and Enjoy !

Kabupaten Bima – Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bima, pada Senin, (30/11) menggelar kegiatan penyelenggaraan program JKN-KIS.

Acara itu mengangkat tema, “Bersinergi dengan insan media sebagai upaya membangun jaminan kesehatan nasional yang sehat dan berkesinambungan”. Kegiatan seperti ini merupakan kegiatan rutin BPJS Kesehatan Cabang Bima setiap tahunnya.

“BPJS Kesehatan merupakan badan hukum publik yang dibentuk oleh Pemerintah untuk menyelenggarakan program JKN-KIS. Jadi BPJS Kesehatan diberikan mandat oleh Pemerintah pusat dalam menjalankan program JKN-KIS kepada seluruh masyarakat,” kata Muhammad Ilham Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bima.

Ia menjelaskan, Bagi masyarakat yang tidak mampu, PNS, TNI, Polri serta Badan Usaha bahkan target Pemerintah pusat di bulan Januari tahun 2021, seluruh penduduk Indonesia sudah terkafer menjadi peserta JKN-KIS. Namun sampai saat ini secara nasional belum terpenuhi menjadi kepesertaan JKN-KIS.

“Cakupan kepesertaan secara nasional sampai bulan Oktober 2020 mencapai 223 juta jiwa dari 250 juta jiwa penduduk Indonesia. Jadi hampir 84% secara nasional masyarakat sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS baik dari PNS, TNI, Polri serta Badan Usaha dan masyarakat yang tidak mampu yang terdaftar oleh Pemerintah Daerah maupun Provinsi,” jelasnya saat kegiatan Ngopi Bareng dengan Awak Media. Kegiatan itu berlangsung di aula Rumah Makan BBA yang dihadiri oleh seluruh pimpinan Media Online Kabupaten Bima.

Sementara itu, Lanjut Ilham, Ada juga cakupan sepulau Sumbawa untuk Kabupaten Bima, dari jumlah penduduk 532.000 jiwa yang terdaftar sudah 84%. Jadi masih ada 83.000 jiwa masyarakat di Kabupaten Bima yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

“Dari 83.000 jiwa masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS tersebut disebabkan oleh biaya maupun administrasi. Dari data diatas, Menunjukan bahwa masyarakat Kabupaten Bima yang belum terdaftar dan sudah terdaftar dari JKN-KIS,” terangnya.

Ia juga berharap kepada seluruh awak Media agar mensosialisasikan kepada masyarakat yang belum terdaftar, Untuk segera mendaftarkan diri ke Dinas Sosial.

Penyesuaian besaran dari iuran JKN-KIS demi pelayanan Kesehatan rakyat kecil, dari iuran 42.000 perbulan dengan mekanisme 25.000 ditanggung oleh peserta dan 16.000 ditanggung oleh Pemerintah pusat bagi PBI peserta mandiri.

Sedangkan untuk PNS, TNI maupun Polri (PBU) 4% ditanggung oleh Pemerintah dan 1% dipotong dari gaji. Bahkan yang kelas I dan II masih sama iurannya. (LNG06)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *