Kunker Study Banding, Komisi II DPRD KSB Tentang Strategi Pengembangan Sektor Peternakan

Kunker Study Banding, Komisi II DPRD KSB Tentang Strategi Pengembangan Sektor Peternakan

Share and Enjoy !

Lintas NTB, Sumbawa Barat – Dalam mendukung sektor peternakan agar menggeliat di KSB, Komisi II DPRD KSB melakukan kunjungan kerja dan diterima oleh H. Junaidi, S.Pt Kadis Peternakan & Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa di aula pertemuan, pada Jum, at (29/1).

Sumbawa menjadi tujuan Study Banding Komisi II, Karena Kabupaten Sumbawa dinilai sukses mengembangkan ternak potong khususnya sapi dari ras sapi Bali dengan populasi terbesar di NTB. Untuk Sapi Bali saja populasinya 264.322 ekor, belum termasuk, Lembu, Kerbau dan kuda Sumbawa,” jelas Ketua Komisi II DPRD KSB Aherudin Sidik, SE., ME berdasarkan press release resmi dari bagian persidangan dan dokumentasi pada kantor Sekretariat DPRD KSB.

Ia juga menjelaskan, Ada banyak hal yang dipelajari di antaranya tentang SKT (Surat Kepemilikan Ternak) yang merupakan bentuk inovasi dari Kartu Ternak serta aplikasinya yang memuat data base tentang kepemilikan dan ciri-ciri khusus ternak. Aplikasi ini merupakan bagian dari Sistem Pengelolaan Data dan Informasi Bidang Peternakan.

Komisi II DPRD KSB serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk adanya kesepahaman dan kerjasama dalam hal pengembangan populasi ternak potong di kedua daerah. Kesepahaman dalam hal pola pengembangan yang mulai berorientasi pada mutu ternak potong khususnya, mengingat lahan untuk peternakan semakin menyempit serta kesepahaman untuk pengembangan ternak Kerbau dan Kuda Sumbawa.

Lanjut Aher, Mengingat kedua jenis hewan ini memiliki dimensi kultural yang tidak bisa dipisahkan dengan Budaya Tau Samawa terutama untuk hal yang terkait dengan event #Barapan_Kebo (Nyampo) dan #Maen_Jaran yang menjadi ciri khas kedua daerah bahkan daerah-daerah se Pulau Sumbawa. (LNG05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *