Dewan Hakam MTQ/STQ KLU Ikuti Pembinaan

Dewan Hakam MTQ/STQ KLU Ikuti Pembinaan

Share and Enjoy !


LINTAS NTB, Lombok Utara – Kepala kantor Kementerian Agama Kab. Lombok Utara H. M. Ali Fikri, SH. MH membuka acara pembinaan peningkatan kualitas dewan hakim MTQ/STQ dilingkungan Kemenag KLU pada hari selasa, 09 Maret 2021 bertempat di hotel montana premier senggigi. Hadir kepala seksi bimas islam M. Nahrowi, S. Ag, peserta kegiatan yang merupakan dewan hakim yang berjumlah 20 orang.
Kepala seksi bimas islam selaku ketua panitia kegiatan M. Nahrowi, S. Ag dalam sambutannya mengungkapkan tujuan kegiatan.


” Dalam rangka mempersiapkan menghadapi Musabaqah Tilatil Qur’an ( MTQ/STQ) tingkat Kabupaten Lombok Utara , maka sangat penting dan sangat perlu melakukan persiapan – persiapan. Dan salah satu persiapan adalah persiapan dewan hakim dalam kegiatan lomba. dan untuk mendapatkan para dewan hakim yang profesional maka sangat perlu diberikan pembinaan – pembinaan dalam hal penilaian . Dan dalam kegiatan ini para narasumber berasal dari provinsi dan yang kompeten ” Ungkapnya.


Lebih jauh, Muhammad Nahrowi juga menyampaikan bahwa bagaimana kita berkiprah dan terus berupaya bagaimana meningkatkan sumber daya manusia dewan hakam dan dewan – dewan hakam bisa lebih professional.

Dewan hakam merupakan salah satu faktor yang sangat strategis yang menentukan suksesnya MTQ/STQ dan menjadi dewan hakam perlu ada pembaharuan wawasan, pengetahuan, menambah kapasitas serta keberhasilan yang membangun citra seluruh pelaksana MTQ/STQ dan menjadikan tugas dewan hakim selama MTQ/STQ berlangsung harus professional.


Kepala Kemenag KLU H.M.Ali Fikri, SH.MH dalam arahannya disaat membuka kegiatan mengungkapkan dewan hakim menjadi penentu suksesnya kegiatan.


” Para dewan hakim yang hadir saat ini adalah para dewan hakim yang sudah sering menjadi dewan hakim disetiap lomba namun dalam kesempatan ini penting sekali untuk mengingatkan kembali. Dalam melaksanakan penilaian dewan hakim harus mengacu dan menjunjung tinggi kode etik dewan hakim. Karena dengan dalam penilaian, dewan hakim penting memegang teguh kode etik dewan hakim ini dan ini sudah tertuang didalam peraturan menteri agama ” ungkap H. M. Ali Fikri

Lebih jauh, H.M.Ali Fikri sangat berharap melalui kegiatan ini, kualitas dan profesionalitas dewan hakim menjadi lebih baik dan perlu juga dewan hakim mengikuti perkembangan dan perubahan aturan – aturan yang terus berkembang. Untuk itulah, dalam kegiatan ini akan diberikan materi dari para narasumber yang betul – betul ahli.
Kedepannya, Kabupaten Lombok Utara akan menlahirkan para qori dan qoriah yang betul – betul berkualitas dan bisa maju sampai ke tingkat nasional maupun ketingkat internasional. Dan itu semua tergantung dari para dewan hakim didalam memberikan penilaian secara profesional dan menjunjung kode etik dewan hakim.


Dalam kode etik dewan hakim yang tertuang dalam Peraturan Menteri No. 15 Tahun 2019 tentang MTQ terdapat juga kewajiban – kewajiban seorang dewan hakim dan juga larangan – larangan dewan hakim. Salah satu kewajibannya adalah kewajiban melakukan tugas penilaian secara objektif tanpa dipengaruhi oleh kepentingan pribadi atau golongan, kewajiban bertindak mandiri, bebas dari pengaruh, tekanan, ancaman, atau bujukan, baik langsung maupun tidak langsung dari pihak lain, kewajiban menghindari perbuatan tercela atau yang dapat menimbulkan kesan tercela. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *