Selama Operasi Pekat, 168 Botol Miras Diamanakan Polisi

LINTAS NTB, Sumbawa Barat – Kepala Kepolisian Resort Sumbawa Barat, AKBP. Herman Suriyono, S. Ik., MH menggelar press release operasi penyakit masyarakat (Pekat) tahun 2021 untuk menciptakan suasana aman dan nyaman saat ibadah puasa ramadhan.

Press release operasi pekat ini dilakukan, pada Senin, 12 April 2021 pukul 11.00 Wita yang bertempat di depan gedung Dhira Brata.

Kegiatan itu diikuti oleh Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat IPTU Hilmi Manossoh Prayugo, S. Ik, KBO satuan Reskrim Polres Sumbawa Barat IPTU Zainal Abidin, Kanit Pidum Satuan Reskrim Polres Sumbawa Barat IPDA Eko Ari Prastya, SH dan Kasubag Humas Polres Sumbawa Barat IPDA Eddy Soebandi, S.Sos.

Dia menjelaskan, terduga pelaku kasus toto gelap LI, FA, G, S dan AMA. Sementara terduga pelaku kasus perjudian, F, I, A, AA dan S. Untu kasus miras ditemukan 8 dus terdiri dari 168 botol besar.

Barang bukti yang telah diamankan dari terduga pelaku I dan FA yaitu 3 buah buku rekapan beserta 1 buah bolpoin warna merah, uang tunai Rp. 10.000, 3 buah handphone dan 1 buah buku tabungan bank BRI beserta 1 buah ATM bank BRI. Dari terduga pelaku G di dapat BB, 1 buah handphone merk Realmi warna silver, 1 buah ATM bank BNI, uang tunai Rp. 219.000, sementara dari pelaku AMA di dapat BB, 1 buah ATM bank BNI, 1 buah handphone Merk Oppo A1 K warna merah, 3 lembar angka tarik, uang sebesar Rp. 2000 dan 1 buku tulis berisi rekapan angka togel.

Untuk S, di dapat BB berupa 1 ATM Bank BRI, 1 buku tabungan Bank BRI, 1 Handphone merk Samsung J2 Prime warna putih hitam dan uang sebesar Rp. 69.000. Dari keenam terduga pelaku di dapat BB 2 set kartu domino dan uang tunai sejumlah Rp. 2.830.000.

Lanjut Kapolres, pasal yang disangkakan kepada terduga pelaku yaitu pasal 303 ayat 1 ke 3 KUHP sub pasal 303 bis ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun atau denda paling banyak Rp.15.000.000.

Kapolres Sumbawa Barat menyampaikan bahwa, operasi Pekat 2021 ini dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Dalam press release ini, dia menyampaikan hasil operasi pekat selama 2 minggu yang dilaksanakan oleh anggotanya.

“Selama kurun waktu 2 minggu, anggota saya sudah melakukan penangkapan dan penindakan sebanyak 5 kasus berupa kasus Togel, Judi domino dan Miras,” jelas Kapolres.

Ia menjelaskan, anggotanya sudah menangkap sebanyak 11 terduga pelaku dari 5 kasus tersebut. Sementara yang menonjol dalam kasus ini yaitu tindak pidana perjudian dengan kartu domino.

Dia juga menerangkan, peredaran minuman keras di Sumbawa Barat sudah ditindak sebanyak 6 kasus, peredaran minuman keras tanpa izin, rata-rata menurutnya, barang bukti yang diamankan berupa minuman keras tradisional.

Tujuan operasi pekat, sambung Kapolres, supaya pelaksanaan puasa pada bulan suci ramadhan berjalan dengan hikmat dan lancar. Ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan selama pandemi covid-19 di bulan ramadhan.

Pemerintah daerah juga sudah mengeluarkan surat edaran terkait dengan kegiatan pada saat pelaksanaan ramadhan di masa pandemi Covid-19, dari edaran tersebut kita harus sama-sama pedomani. (LNG05)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sungai Batu Dendeng Akan Ditata Menjadi Kawasan Wisata

Sen Apr 12 , 2021
– Sungai Batu Dendeng yang berada di Kelurahan Dasan Geres Selatan, Kecamatan Gerung akan ditata menjadi kawasan wisata dengan proses pengerjaan diupayakan swakelola. Tujuannya supaya hasilnya itu lebih maksimal dan pertanggungjawabannya tidak terlalu ribet. Hal tersebut disampaikan Bupati Lobar H. Fauzan Khalid saat Rapat Koordinasi Teknis terkait Penataan Kawasan Bendung […]