Seorang Petani Di Poto Tano, Ditemukan Meninggal Dunia

LINTAS NTB, Sumbawa Barat – Sesosok mayat ditemukan warga di jorok mata malam Desa Senayan Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat.

Identitas mayat bernama Muntahar, (50), pekerjaan sebagai petani yang beralamat di dusun Senayan atas Desa Senayan Kecamatan Poto Tano.

Mayat tersebut, ditemukan pada Selasa, 13 April 2021 sekitar pukul 10.00 wita yang bertempat Desa Senayan Kecamatan Poto Tano. Mayat itu berjenis kelamin laki-laki, saat ditemukan dalam posisi tidur terlentang diatas panyak di bawah pohon asam yang bertepat di perkebunan miliknya,” terang Kapolres Sumbawa Barat AKBP. Herman Suriyono, S. Ik., MH melalui Paur Humas IPDA. Eddy Soebandi, S. Sos kepada media ini.

Ia menceritakan, kronologis kejadian berawal, sekitar pukul 10.00 wita, saksi berniat untuk menitipkan sepeda motor dilahan milik korban, sesampai di TKP saksi melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian saksi berlari untuk meminta bantuan kepada pemilik lahan setempat. Setelah itu didatangkan istri korban, menurut keterangan istrinya, korban meninggalkan rumah pada hari Jumat tanggal 09 April 2021 sekitar pukul 21.00 wita untuk menjaga kebun miliknya.

Berdasarkan keterangan keluarga bahwa, almarhum mempunyai riwayat penyakit kencing manis dan darah tinggi, atas permintaan keluarga korban dan istrinya sendiri, korban langsung dibawa pulang ke Desa Senayan untuk dimakamkan dan menolak untuk di visum. (LNG05)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang Ramadhan, Mahasiswa Undova Kunjungi Tiga Panti Asuhan

Sel Apr 13 , 2021
LINTAS NTB, Sumbawa Barat – Menjelang Ramadhan, Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Cordova melakukan identifikasi masalah-masalah sosial yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan tersebut dilakukan di tiga panti asuhan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat yaitu Panti Asuhan Baitussakinah, Panti Asuhan Baitinurjannah, dan Panti Asuhan Al Balad. Ke tiga panti […]