Rugikan Keuangan Negara Ratusan Juta, Pjs Kades Benete Ditahan Polisi

Rugikan Keuangan Negara Ratusan Juta, Pjs Kades Benete Ditahan Polisi

Share and Enjoy !

Lintas NTB, Sumbawa Barat – Kepolisian Resort Sumbawa Barat telah menahan penjabat sementara (Pjs) Kepala Desa Benete, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat yang berinisial MS bersama warganya JB, dengan dugaan kasus penjualan tanah aset pemda Sumbawa Barat.

Keduanya ditahan, setelah sebelumnya polisi menggelar perkara dan keduanya ditetapkan sebagai tersangka. “Mereka diperkarakan dalam kasus korupsi tanah aset pemda KSB yang berkasnya sudah P21 atau dinyatakan lengkap, terduga tersangka langsung dilakukan penahanan,” kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S. Ik., M. IP melalui Kasi humas IPDA Eddy Soebandi, S. Sos saat di konfirmasi Rabu kemarin, (20/10/2021).

Kasi Humas IPDA Eddy didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Hilmi Manossoh Prayugo, S. Ik menjelaskan bahwa, penjualan tanah aset Pemda Sumbawa Barat yang diduga korupsi dilakukan dengan modus memalsukan sejumlah dokumen.

“Terduga tersangka JB menyuruh tersangka MS selaku Plt Kepala Desa Benete pada tahun 2012 untuk menerbitkan SKPT atau surat keterangan kepemilikan tanah pada bulan Juli /2012, setelah pembebasan lahan oleh pemerintah KSB dan tanggal di SKPT dibuat berlaku mundur, seolah olah tanah tersebut dibuatkan SKPT sebelum pembebasan lahan oleh pemda KSB. Setelah SKPT tanah tersebut terbit, selanjutnya tersangka MS dan JB menjual tanah tersebut ke sebelas pembeli,” ungkap Eddy.

Ia juga mengatakan, kerugian negara yang dilakukan oleh kedua tersangka tersebut mencapai ratusan juta rupiah. Hal itu berdasarkan laporan pemeriksaan inspektorat pemrov NTB LHP Nomor : 700/05~IX~LHP.Itp.Sus/INSP/2020 tanggal 28 September 2020 dengan kerugian negara sebesar 790.371.000.000,-

“Setelah berkas ini dinyatakan lengkap, Kasat Reskrim AKP Hilmi Manossoh Prayugo S. Ik selaku penyidik dalam kasus ini, akan berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk pelimpahan barang bukti dan terduga tersangka untuk ke tahap II,” tutupnya. (LNG05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *