Menuju IATC dan WSBK, RSUDP NTB Siapkan 356 Nakes dan 2 Unit Helikopter

Menuju IATC dan WSBK, RSUDP NTB Siapkan 356 Nakes dan 2 Unit Helikopter

Share and Enjoy !

Lintas NTB, Mataram – Untuk WSBK, kami sudah siap 100 persen.” Hal itu dikatakan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (RSUDP NTB), dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., M.H., atau yang akrab disapa Dokter Jack, Senin (15/11) di Mataram.

Mantan Direktur Utama RSUD Kota Mataram ini mengatakan, jika seluruh tim kesehatan sudah 100 persen siap menyambut perhelatan World Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada 19-21 November 2021 mendatang.

“Tim medis kita sudah siap untuk memberikan pelayanan kesehatan jelang WSBK,” ujarnya.
Selain tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat kata dr Jack, fasilitas kesehatan juga sudah siap untuk mendukung perhelatan WSBK, termasuk dua unit helikopter.

“Bahkan medical kita skalanya sudah melebihi yang ada di Sentul. Kelas kita sudah internasional,” tegasnya.

Dokter Jack menegaskan, khusus di medical center Sirkuit Mandalika, tim medis sebelum bertugas nantinya terlebih dulu akan dikarantina. Hal ini guna mencegah tim medis tidak terpapar COVID-19.

“Jadi tiga hari sebelum bertugas, semua tim medis yang ada di Sirkuit Mandalika harus melalui karantina dulu. Selain itu, nanti pas pelaksanaan mereka harus sudah ada di tempat pukul 05.00 WITA sehingga pukul 07.00 Wita semuanya sudah standby,” ujarnya.

Direktur RSUD NTB ini menyebutkan, jumlah tenaga medis yang dipersiapkan untuk WSBK sebanyak 356 orang. Yang bertugas di Medical Center terdiri dari 30 orang dokter spesialis, 17 orang dokter umum, 57 perawat dan 33 orang penunjang lainnya.

Sedangkan di RSUD Provinsi NTB, terdiri dari 17 orang dokter spesialis, dokter umum 3 orang, perawat 94 orang dan penunjang lainnya 15 orang.

Khusus dokter spesialis lanjutnya, terdiri dari spesialis emergency, ortopedi, anastesi, bedah syaraf, bedah faskuler, bedah umum, bedah torak cardiovaskuler dan bedah mulut.
“Selain tenaga kesehatan dari RSUD Provinsi NTB, juga dilibatkan tenaga kesehatan yang ada di Pulau Lombok,” terang Dokter Jack.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *